f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
Self appreciation

Self Appreciation, Gampang atau Susah?

“Coy, kok gambarku kurang bagus ya?” celetukku ringan kepada teman sebelahku. “Jelek dari mana-nya woy! Bagus gitu kok. Jangan mengadi-adi deh, nilaimu aja sampe 89 gitu masih pengin ngomong jelek? Gua geprek sekalian baru tau!” sahut temanku yang sedikit emosi. “Yaa gimana ya… rasanya kurang perfect aja gitu.” Jawabku lagi dengan nada tidak yakin. “Sante aja cuy, kaga usah terlalu mikirin kata orang, yang penting Lu dah maksimal gitu. Yakin napa kek, minder mulu kerjaanlu, hahaha…”

Kadang tersadar atau tidak kita sering insecure, takut untuk bertindak, ataupun tidak PD dengan karya kita sendiri? Saat itu memang m erasa bahwa karya orang lain itu lebih bagus dari karya kita. Padahal ya, karya kita tidak begitu buruk, orang lain juga menilai karya kita bagus seperti contoh di atas tadi.

Tapi kenapa kok masih insecure? Jawabannya bisa jadi kurang self appreciation atau penghargaan terhadap diri sendiri yang kita kira selama ini itu kurang penting. Lalu apa sih yang namanya self appreciation itu sendiri?

Kecintaan pada Diri Sendiri

Self appreciation merupakan salah satu bentuk kecintaan kita terhadap diri sendiri dengan cara mengapresiasi setiap kegiatan yang dilakukan maupun karya yang dihasilkan sehari-hari. Kalau dipikir-pikir self appreciation hampir sama dengan bersyukur. Namun bedanya di sini pada self appreciation kita itu melakukan sebuah kegiatan yang mampu memberikan rasa senang pada diri sendiri. Tapi kenapa kita perlu untuk mengapresiasi diri sendiri?

Beberapa anak muda sekarang cenderung tidak terlalu memikirkan yang namanya self appreciation itu sendiri. Mereka menganggap bahwasannya hal itu kurang penting dibanding hal yang lain. Padahal sebenarnya apresiasi terhadap diri sendiri itu sama pentingnya dengan aktivitas sehari hari kita.

Baca Juga  Sehat Mental adalah Kebutuhan Kita!

Bayangkan saja, kita sudah lelah seharian beraktivitas, dan kita hanya beristirahat untuk hari berikutnya dan memulai aktivitas yang sama setiap harinya, bosan bukan? Maka dari itu di sini kita perlu sedikit memanjakan diri kita dengan hal-hal yang sederhana.

Peran Apresiasi pada Diri

Kalau kita melihat kebanyakan status media sosial anak muda zaman sekarang malah merasa terlalu terbebani dengan hadirnya pembelajaran daring. Padahal ya, kalau dibawa enjoy pun bisa dan kita tidak perlu ambil pusing dengan banyaknya tugas yang diberikan. Nah d isini peran dari self appreciation berjalan, di mana itu bisa menjadi sebuah angin segar dan pembangkit semangat kita dalam menjalankan aktivitas maupun dalam mengerjakan tugas.

Biasanya kalau sudah mengerjakan tugas atau tes, kita itu sering berpikir “duh gimana ya? Bener ga ya jawabanku?”, nah daripada kita overthinking, kan lebih baik refreshing. Minimal bilang sama diri kita sendiri “you did your best” untuk menghilangkan overthinking yang ada.

Mengapresiasi Diri

Banyaknya tempat wisata atau café yang ada di sekitar kota bisa jadi alternatif kita untuk menyenangkan diri loh. Kebanyakan anak muda lebih memilih café untuk dijadikan tempat nongkrong sekaligus bercanda ria daripada tempat wisata seperti pantai, gunung, atau yang lainnya. Namun itu kembali lagi pada selera masing-masing juga.

Saat mengobrol dan bercanda ria dengan kawan-kawan, tentu segala penat yang ada bakal hilang seketika, apalagi kalau ada seseorang yang spesial disitu, tentu ada feel tersendiri yang membuat kita tidak ingin pulang.

Selain itu, di zaman yang serba modern ini, istilah “mabar” tentu sudah akrab di telinga anak muda zaman sekarang, apalagi yang hobinya nge-game jelas hal ini menjadi sebuah ritual di setiap harinya. Mabar atau yang sering disebut dengan “main bareng” itu bermain bersama teman di satu server game yang sama dan bermain sebagai tim maupun rival.

Baca Juga  Expressive Writing Mencegah Baby Blues Selama Masa Nifas

Mabar juga bisa menghilangkan kepenatan bagi sebagian orang, terutama seorang gamers. Daripada kita harus keluar dan mengeluarkan uang banyak, tentu dengan mabar ini kita bisa mendapatkan sensasi kebersamaan tanpa kita mengeluarkan uang lebih jika dibandingkan dengan nongkrong di warung kopi atau sebagainya.

Me Time

Bagi kaum introvert, tentu hal-hal di atas sedikit kurang pas dengan tipikal diri mereka. Namun tetap ada cara untuk self appreciating yaitu dengan cara me-time yang mana melakukan suatu kegiatan hiburan sendirian. Dengan menonton film di bioskop atau di laptop, membaca novel, atau berlibur sendiri bisa jadi sarana pemecah kepenatan bagi kaum introvert tersebut. Dengan demikian, mereka tidak perlu menghabiskan waktu mereka dengan orang lain dan nyaman dengan diri mereka sendiri.

Bagaimana, banyak sekali caranya bukan?! Kita bisa memilih dengan cara seperti apa yang kita mau untuk membuat kejutan kecil bagi diri kita sendiri. Bukan soal mahal-murah ataupun jauh-dekat nya, namun ini tentang bagaimana cara kita menghargai dan menyayangi diri kita sendiri.

Kasihan bukan, diri kita yang sudah lama tidak kita beri hiburan setelah banyak kegiatan selama ini? Apalagi pembelajaran kita daring dengan tugas yang menumpuk, deadline yang super padat, sinyal yang susah, dan hal-hal lain yang membuat kita lelah jiwa raga. Lebih baik mulai sekarang kita perlu menyempatkan diri untuk self appreciating supaya kita tetap fresh dan bisa melakukan segala aktivitas yang ada di sekitar kita.

Bagikan
Post a Comment