Rahasia Al Fatihah dan Hikmahnya Menurut Imam Ghazali
Al Fatihah merupakan surat yang istimewa bagi umat islam. Surat ini hukumnya wajib di hafalkan karena menjadi salah satu rukun dalam sholat 5 waktu. Surat Al Fatihah juga sering dibacakan sebagai doa dan hadiah pada momen tertentu seperti kematian, hari lahir memulai suatu aktifitas dan lain-lain.
Namun sudahkah kita mengetahui apa rahasia dan hikmah dari surat ini ? Jika kita merenungkan surat Al Fatihah ini niscaya kita akan menemukan suatu makna yang luas dan mendalam. Setidaknya ada 8 poin penting menurut Imam Al Ghazali.
Bismillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ayat ini memberikan kita informasi tentang sifat Allah yang pengasih dan penyayang.
Arrahmanirrahim
Yang Maha pemurah lagi maha penyayang. Kutipan ini berisi salah satu sifat istimewa Allah. Disebut sifat istimewa karena mencakup sifat-sifat lainnya seperti sifat ilmu, sifat kuasa dan sebagainya. Sifat tersebut sangat berkaitan dengan makhluk sebagai pihak yang dirahmati, disayangi, diperlakukan dengan lemah lembut diciptakan untuk merindukan-Nya dan menaati-Nya.
Walhasil mereka tercipta tidak seperti makhluk yang dimurka. Andaikan rahmat dan kasih terhadap mereka dicabut niscaya mereka dilanda kesedihan, ketakutan dada mereka akan selalu sempit dan tidak lapang.
Alhamdulillahirabbil alamin
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Ayat ini mencakup dua hal. Pertama sumber pujian atau kebaikan, yaitu syukur. Itulah awal jalan yang lurus. Sementara syukur adalah separuh dari keimanan. Sedangkan keimanan itu terdiri atas dua, syukur dan sabar.
Arrahmanirrohim
Yang maha pemurah lagi maha penyayang. Ayat isyarat kedua kalinya atas sifat-sifat Allah. Pengulangan tersebut memiliki suatu makna tertentu. Penyebutan lafadz rahmat setelah alalamin dan sebelum lafadz Maliki Yaumiddin memiliki dua manfaat.
Pertama, pada ciptaan Rabbul Alamin sebab Dia menciptakan setiap makhluk dalam ragam dan rupa yang paling sempurna memberikan apapun yang dibutuhkannya. Kedua, Rahmat yang berhubungan dengan lafadz Maliki yaumiddin, artinya rahmat itu diturunkan di akhirat tepatnya pada hari pembalasan atas kalimah tauhid dan amalan ibadah dalam bentuk kerajaan yang abadi.
Maliki yaumiddin
Yang menguasai hari akhir. Berisi isyarat tentang akhirat dan hari yang dijanjikan yang merupakan salah satu dasar agama, di samping berisi makna ‘Maharaja’ yang menunjukkan sifat keagungan.
Iyyaka na’budu wa iyyaaka nasta’in
Hanya kepada Mu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami memohon pertolongan) mencakup dua prinsip besar. Pertama, keniscayaan beribadah yang disertai dengan keikhlasan dan kedua meniscayakan keyakinan tiada yang berhak disembah melainkan Allah swt. Dan inilah intisari ilmu tauhid disamping mengandung konsep ketidak-berdayaan hamba kecuali atas daya dan kekuatan dariNya serta pengetahuan pengetahuan bahwa Allah menyendiri dalam perbuatanNya.
Dari sanalah muncul kesadaran bahwa seorang hamba tidak menyendiri dalam melakukan apapun tanpa pertolongannya. Ayat ini juga mengisyaratkan agar kita sebagai hamba harus menghiasai diri dengan Ibadah dan keikhlasan.
Ihdinashiraathal mustaqiim
Tunjukilah kami jalan yang lurus. Ayat berupa doa dan permohonan dimana doa itu sendiri adalah intisari ibadah. Juga mengisyaratkan pentingnya memohon dalam doa dan memohon jalan yang lurus sebagai kebutuhan utama dari seorang hamba.
Shirathalladziina an’amta ‘alaihim
Jalan orang yang engkau beri nikmat. Sampai akhir dari surat ini berisi informasi tentang nikmat Allah yang diberikan pada para kekasihNya, serta informasi tentang siksa dan murka-Nya yang ditimpakan kepada para musuhNya. Tujuannya adalah untuk membangkitkan keinginan dan ketakutan dalam hati.
Dengan demikian surat al fatihah yang mengandung delapan bagian meliputi : (1) Dzat Allah,(2) sifat-sifat Allah,(3) perbuatan-perbuatan Allah,(4) jalan yang lurus (5) jalan yang lurus dan kedua sspeknya,(6)kenikmatan untuk para kekasih Allah,(7) murka Allah bagi para musuhnya dan (8) balasan akhirat.
Semoga dengan mengetahui makna dan rahasia di balik surat Al fatihah yang setiap hari juga setiap waktu kita baca ini adalah menjadi doa dan pengharaan yang diridhoi oleh Allah dan dengan pemahaman itu kita bisa lebih menghayati aktifitas ibadah kita sehari-hari.
Pengajar Pendidikan Agama Islam di Mojokerto
