Milenial dan Kebutuhan Keuangan Syariah; Edukasi Pasar Modal Syariah dengan Target Financial Freedom
Modal syariah
Dilansir dari OJK, definisi pasar modal sesuai dengan UU No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang di terbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.
Sedangkan pasar modal syariah sendiri bukanlah suatu sistem yang terpisah dari pasar modal secara keseluruhan. Secara umum, kegiatan pasar modal syariah tidak memiliki perbedaan dengan pasar modal konvensional. Namun, terdapat beberapa karakteristik khusus pasar modal syariah yaitu bahwa produk dan mekanisme transaksi tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.
Di Indonesia sendiri, sekarang sudah banyak sekali pasar modal yang berbasis syariah dan itu menjadi kemajuan untuk negara ini. Dan menjadi tanggung jawab kita semua sebagai milenial Indonesia, terutama yang merupakan mahasiswa prodi Manajemen Bisnis Syariah untuk terus mengembangkannya.
Lalu, bagaimana cara untuk terjun ke dalam pasar modal syariah ini?
Salah satu caranya yaitu dengan ikut serta dalam investasi saham syariah. Karena, investasi atau pengelolaan modal itu merupakan salah satu cara Rasulullah Saw dalam mengatur keuangannya. Salah satu sejarah nabi yang melakukan pengolaan modal dari seorang penguasaha kaya raya, yaitu Siti Khadijah R.A. Bahkan dalam Al-Qur’an surat Yusuf: 46-49 juga dijelaskan mengenai investasi.
يُوسُفُ أَيُّهَا الصِّدِّيقُ أَفْتِنَا فِي سَبْعِ بَقَرَاتٍ سِمَانٍ يَأْكُلُهُنَّ سَبْعٌ عِجَافٌ وَسَبْعِ سُنْبُلَاتٍ خُضْرٍ وَأُخَرَ يَابِسَاتٍ لَعَلِّي أَرْجِعُ إِلَى النَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَعْلَمُونَ (46) قَالَ تَزْرَعُونَ سَبْعَ سِنِينَ دَأَبًا فَمَا حَصَدْتُمْ فَذَرُوهُ فِي سُنْبُلِهِ إِلَّا قَلِيلًا مِمَّا تَأْكُلُونَ (47) ثُمَّ يَأْتِي مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ سَبْعٌ شِدَادٌ يَأْكُلْنَ مَا قَدَّمْتُمْ لَهُنَّ إِلَّا قَلِيلًا مِمَّا تُحْصِنُونَ (48) ثُمَّ يَأْتِي مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ عَامٌ فِيهِ يُغَاثُ النَّاسُ وَفِيهِ يَعْصِرُونَ (49) } [يوسف: 46 – 49
Artinya:
12:46. (Setelah pelayan itu berjumpa dengan Yusuf, dia berseru): “Yusuf, hai orang yang amat dipercaya, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan (tujuh) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya.”
12:47. Yusuf berkata: “Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan.
12:48. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan.
12:49. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan di masa itu mereka memeras anggur.” (QS Yusuf 12:46-49)
Pentingnya Investasi
1. Menjadi pemilik dari perusahaan-perusahaan yang produknya biasa kita pakai. Mengapa harus di beli? Supaya kita juga mendapatkan keuntungan dari perusahan tersebut.Mendapatkan cuan yang halal
2. Cara bagaimana kita merebut kembali kekayaan dari perusahaan Indonesia yang masih banyak dikuasai asing. Dan sangat rugi sekali jika keuntungan terus menerus masuk kepada negara asing.
Jika selama ini kita menganggap berinvestasi dalam membeli saham itu suatu hal yang rumit, justru kita salah. Karena sebenarnya ada banyak sekali perusahaan di sekitar kita yang bisa kita beli sahamnya. Seperti Garuda Indonesia, BCA, BRI, BNI, Mandiri. Atau bahkan produk-produk yang kita gunakan sehari-hari pun itu bisa kita beli. Seperti Unilever, indomie, ultrajaya, alfamart, indomaret. Jadi kita tidak hanya menggunakan semua produk-produk perusahaan tersebut, tetapi kita juga akan memiliki cuan dan keuntungannya .
Dan tujuan dari perusahaan/emiten menerbitkan efek adalah untuk ekspansi bisnis (memperbesar dan memperluas usaha), juga untuk peningkatan ekonomi dan juga untuk memperbaiki struktur modal (modal sendiri vs modal asing/hutang).
Kenapa Harus Saham Syariah?
- Akan di update setahun dua kali
- Jenis usahanya sesuai dengan prinsip syariah (tidak menjual minuman keras, ganja, dsb)
- Rasio keuangan perusahaan
- Contoh saham Syariah di Indonesia :
- Kalbe – Rp. 1.495/lembar
- BSI – Rp. 2.330/lembar
- Antam – Rp. 2.330/lembar
- Kimia Farma – Rp. 2.520/lembar
- Unilever – Rp. 6.300/lembar
- Indofood – Rp.8.750/lembar
- Semen Indonesia – Rp. 11.050/lembar
Investasi itu Cukup dengan Menabung Saja?
Meskipun jumlah tabungan terus meningkat, tetapi sebenarnya itu tidak sesuai dengan inflasi yang terus meningkat setiap tahunnya. Berbeda jika kita menyimpan uang kita pada saham, ketika harga saham itu terus meningkat, keuntungan yang kita dapatkan juga sesuai dengan harga tersebut.
Untuk Pemula yang Ingin Berinvestasi pada Saham Syariah
Saat ini di Indonesia sudah ada sistem online yang memudahkan kita untuk melakukan transaksi saham syariah, yaitu Shariah Online Trading System (SOTS). SOTS sendiri disertifikasi oleh DSN-MUI karena merupakan penjabaran dari fatwa DSN-MUI No. 80 tahun 2011 tentang Penerapan Prinsip Syariah Dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas Di Pasar Reguler Bursa Efek.
Dengan sistem ini, kita sudah tidak usah khawatir lagi apakah berbasis syariah atau tidak. Karena dalam sistem ini sudah ada detektor dan hanya transaksi saham syariah yang dapat di lakukan, kemudian transaksi margin dan short selling tidak diperbolehkan.
Jadi, marilah kita untuk memulai berinvestasi saham syariah dar sekarang, guna mencapai target financial freedom dan menyiapkan masa depan yang baik.
