f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
di instagram

Menjemput Rezeki di Instagram

Bagi kaum milenial dan anak jaman now, pasti instagram sudah tidak asing lagi ditelinga. Yang belum tahu instagram itu apa, biar saya jelaskan sedikit. Jadi, instagram adalah salah satu platform sosial media yang bisa memuat gambar dan video, selain itu instagram memiliki fitur yang bisa digunakan untuk bertukar pesan.

Hampir seluruh anak muda jaman sekarang memiliki akun instagram. Jika anak-anak muda jaman sekarang tidak memiliki akun instagram, akan dianggap tidak gaul dan ketinggalan jaman. Mereka akan berlomba-lomba mengumpulkan jumlah follower. Semakin banyak angka follower di instagram miliknya, semakin merasa keren pula diri mereka.

Tidak hanya anak muda saja, yang old namun masih berjiwa muda pun memiliki akun instagram. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa eksistensi instagram sudah menyeluruh hingga lapisan masyarakat.

Karena eksistensinya inilah, instagram dimanfaatkan oleh beberapa penggunanya yang pandai membaca peluang sebagai ladang mencari uang. Modalnya pun cukup mudah, hanya dengan memiliki banyak follower dan dikenal banyak pengguna instagram, maka uang akan datang dengan sendirinya. Tentunya pasti dengan cara yang halal ya!

Istilah keren yang digunakan untuk menyebut pemilik instagram dengan banyak  follower  dan sudah mendapat centang biru ini adalah selebgram. Ada banyak selebgram di Indonesia yang memiliki jutaan lebih pengikut, antara lain Karin Novilda atau awkarin, Rachel Venya, Dwihanda, dan masih banyak lagi lainnya.

…

Pasti kalian tidak asing dengan kalimat seperti ini, “Hai guys, hari ini aku dapat kiriman dress dari (sebut merk), dress ini cantik dan super nyaman dipakai, bahannya juga adem dan lembut. Jika kalian berminat, langsung check akun dibawah ini”

Yupss, itu adalah penggalan kata saat para selebgram sedang mempromosikan suatu produk. Mereka, para selebgram “memanfaatkan” jumlah followers-nya yang begitu banyak, dan kepopulerannya untuk mencari uang dengan cara membuka endorsement atau membantu promosi suatu produk.

Baca Juga  Hidup Perempuan yang Berdaster

Mereka akan me-review produk dari para customer dan mengunggahnya di akun instagram miliknya. Mungkin yang belum tahu maksud review produk itu seperti apa, sedikit saya jelaskan, jadi review itu seperti menilai barang yang telah customer kirim dengan disertai tanggapan mengenai produk tersebut dengan tujuan menarik minat calon-calon pembeli. Tentu sasaran pembeli adalah jutaan follower Sang selebgram.

Setelah melakukan review produk, maka akan mendapat bayaran sesuai perjanjian yang telah disepakati. Biasanya, untuk sekali review barang, para selebgram ini bisa mendapat bayaran hingga jutaan rupiah. Jika dalam sehari, mereka bisa me-review 10-15 barang, sudah banyak bukan uang yang didapat?

Dalam review barang ini, bukan hanya si selebgram saja yang mendapat keuntungan, namun para customer yang kebanyakan adalah para pemilik bisnis online shop juga mendapat keuntungan. Dengan “kekuatan” selebgram dalam memasarkan produk reviewnya, mereka bisa mempengaruhi para follower-nya untuk membeli produk tersebut, maka para pemilik bisnis online shop juga akan kebanjiran pesanan. Bisa dibilang ini adalah kerja sama saling menguntungkan.

Jika dikulik lebih lanjut lagi, media sosial juga bisa jadi ajang untuk bisnis. Dengan mudahnya para pemilik bisnis online memajang foto produk dilaman instagram miliknya. Hanya dengan mengunggah foto produk yang menarik dan disertai detail produk, calon para pembeli pun dengan sendirinya datang.

Tanpa mengeluarkan biaya yang besar dan hanya bermodalkan telepon pintar, para pebisnis online ini sudah bisa memasarkan produk dan menarik minat calon pembeli.

…

Bukan hal baru lagi jika laman sosial media instagram dijadikan lapak komersial oleh beberapa oknum. Hal ini sah-sah saja, toh juga tidak ada larangan untuk kita berbisnis dan berdagang di instagram. Selagi tidak menyalahi aturan dan tidak menyinggung pihak lain, dirasa boleh-boleh saja menjadikan laman instagram pribadi untuk tujuan komersial.

Baca Juga  Ancaman Mikroplastik Semakin Nyata

Apalagi di masa yang serba online ini, media sosial apapun termasuk instagram semestinya bisa kita gunakan dengan baik untuk keperluan yang lebih bermanfaat dan menguntungkan. Tidak hanya dengan menumpuk jumlah follower yang hanya digunakan mempercantik laman profil tanpa memikirkan apa keuntungan yang tersimpan di dalamnya.

Ada beberapa alasan mengapa instagram diminati untuk akun bisnis atau promosi barang. Pertama, pengguna akun instagram sangatlah banyak. Di tanah air sendiri, jumlah pengguna instagram mencapai angka 69 juta. Jadi cocok digunakan untuk memasarkan produk. Kedua, di instagram dapat memuat foto dan video sesuai kreatifitas kita, semakin unik dan kreatif kita membuat foto produk, semakin banyak juga orang yang tertarik.

Ketiga, instagram tidak memungut pajak untuk kegiatan promosi alias gratis dan dapat diakses semua orang. Hal inilah yang paling mendasari mengapa instagram diminati. Mereka tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk promosi produk mereka. Keempat, instagram tidak memiliki batasan untuk mengunggah foto ataupun video, jadi sangat cocok digunakan sebagai media katalog produk bisnis kita.

Seperti itulah gambaran manfaat dari media sosial, khususnya instagram. Jika menggunakan dengan bijak maka ada hal bermanfaat yang bisa kita dapat. Bukan hanya sekedar untuk bersenang-senang dan pelarian pelepas penat. Semakin bijak menggunakan sosial media, esensi yang didapat pun semakin baik pula.

Tidak mengapa jika punya sosial media untuk terlihat keren dan hanya untuk hiburan. Namun jika ada “sesuatu” dari media sosial yang sekiranya bisa memberi keuntungan untuk kita dapatkan dan menghasilkan pundi-pundi rupiah, mengapa tidak kita manfaatkan hal itu bukan.

Jadi, kalian berminat menjajal peruntungan di instagram?

Bagikan
Post a Comment