f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
stroke

Melawan Stroke dalam Perspektif Islam

Banyak orang yang menderita penyakit stroke saat ini. Oleh karena itu penyakit ini perlu kita waspadai karena terjadi secara tiba-tiba. Stroke adalah kondisi terganggunya fungsi sistem syaraf yang terjadi mendadak akibat gangguan peredaran darah otak. Stroke terjadi akibat gangguan pembuluh darah di otak. Gangguan peredaran darah otak atau pecahnya pembuluh darah di otak sehingga pasokan oksigen ke otak berkurang dan menyebabkan kematian sel syaraf (neuron), gangguan fungsi otak akan memunculkan gejala stroke (Dani ddk, 2011).

Gangguan pembuluh darah otak yang memberi pasokan darah ke lobus frontal dan parietal akan menimbulkan gejala pada lemahnya anggota gerak dan gangguan rasa. Misalnya kebas di sebagian anggota gerak. Lobus frontal adalah bagian otak besar yang terletak di bagian depan otak, sedangkan lobus parietal terletak di belakang lobus frontal. Stroke yang menyerang cerebellum dapat memberikan gejala pusing, mual dan muntah.

Kondisi demikian membuat penderita stroke mengalami kesulitan melaksanakan kegiatannya dalam kehidupan sehari-hari. Penderita stroke mungkin kehilangan kemampuan indera merasakan (sensorik) yaitu rangsangan jarak atau sentuh. Cacat sensorik dapat mengganggu kemampuan untuk mengenal benda yang sedang seseorang pegang. Kehilangan kendali pada kandung kemih merupakan gejala yang sering muncul setelah mengalami stroke. Dan seringkali menurunkan kemampuan saraf motorik dan sensorik.

***

Pasien stroke mungkin kehilangan kemampuan untuk merasakan kebutuhan kencing dan buang air besar. Penyebab utama penyakit stroke adalah tingginya tekanan darah atau hipertensi, kebiasaan merokok, penyakit jantung, diabetes, kegumukan atau obesitas, stress, konsumsi obat tertentu, penyalagunaan narkoba, faktor keturunan, usia, alkohol, dan gaya hidup yang tidak sehat.

Setelah mengalami stroke memang dapat terjadi gangguan pada daya pikir, kesadaran, konsentrasi, kemampuan belajar, dan fungsi intelektual lainnya. Stroke berdampak kepada tubuh manusia maupun perubahan psikologi penderita. Di antaranya yaitu rasa cemas, sedih, tidak berdaya, marah, stress, dan perubahan psikologis lainnya. Pada umumnya penderita stroke tidak mampu mengendalikan emosi yang bila tidak mendapat penanganan, maka akan berlanjut pada depresi.

Baca Juga  Mencegah Stunting dengan Menyehatkan Perempuan

Di sinilah Islam menunjukkan keistimewaannya, Al-Qur’an dan zikir menjadi solusi dalam permasalahan ini. Al-Qur’an merupakan terapi yang efektif untuk seseorang dengan gangguan fisik dan mental. Al-Qur’an memiliki frekuensi dan panjang gelombang spesifik yang menstimulasi sel otak untuk mengembalikan keseimbangan, harmonisasi, dan koordinasi (Nasiri, Shahdadi, Mansouri, & Bandani, 2017). Suara lantunan Al-Qur’an memiliki frekuensi sekitar 0,5-3,0Hz, yang berarti frekuensi tersebut memiliki pengaruh terhadap gelombang delta. Suara lantunan Al-Qur’an meningkatkan gelombang delta lebih dari 50%.

Gelombang delta adalah gelombang yang erat kaitannya dengan proses relaksasi pada tubuh. Semakin tinggi gelombang delta dalam otak, semakin tinggi pula tingkat relaksasi seseorang. Mendengarkan Al-Qur’an menstimulasi penurunan aktivitas sistem simpatik yang memberikan efek relaksasi (Qolizadeh, Tayebi, & Rashvand, 2019). Al-Qur’an dapat berfungsi sebagai obat hati, saat membaca dan mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dapat menurunkan stress dengan meningkatkan gelombang otak dan meningkatkan kerja neotransmitter.

***

Ayat Al-Qur’an untuk terapi pengobatan penyakit stroke salah satunya adalah QS. Al-Hasyr [59] ayat 22-24 yang berbunyi:

هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِۚ هُوَ الرَّحْمٰنُ الرَّحِيْمُ ٢٢ هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۚ اَلْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلٰمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيْزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُۗ سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يُشْرِكُوْنَ ٢٣ هُوَ اللّٰهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۗ يُسَبِّحُ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ ࣖ ٢٤

“Dia–lah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dial–ah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.”

Baca Juga  103 Tahun ‘Aisyiyah: Membangun Budaya Baru Indonesia

Lalu baca QS. al-Isra’ [17] ayat 82:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰ لِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا ٨٢

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.”

***

Ayat Al-Qur’an tersebut berguna untuk menenangkan hati sebagai perantara kesembuhan, tetapi tetaplah kesembuhan itu sendiri datang dari Allah Swt. Berikutnya untuk menangani stress penderita stroke adalah terapi zikir. Terapi zikir sangat penting dengan melakukan penguatan untuk mengingat akan dosa-dosa. Serta motivasi oleh keluarga agar penderita stroke kembali semangat dalam menjalani proses penyembuhan.

Dari segi medis, terapi zikir dengan pernafasan yang teratur dapat mempengaruhi kerja otak terutama pada korteks otak. Korteks otak juga mempengaruhi mental dan tingkah laku. Berzikir dengan pernafasan menstabilkan korteks serebri dan berdampak pada kemampuan untuk menurunkan tingkat depresi. Zikir mampu mempengaruhi gelombang otak dan getar-getar religi mampu menata motivasi, serta manfaat rohani dapat menghilangkan kesedihan, stress, marah dan depresi. Terapi zikir untuk penderita stroke harus dilakukan dengan yakin agar sembuh serta dianjurkan untuk berikhtiar dan berdoa. Berikhtiar di sini yaitu berobat ke dokter, minum obat dan mau melakukan terapi medis lainnya.

Penderita stroke berzikir dengan menyebut “subhanallah (Mahasuci Allah), walhamdulillah (dan segala puji bagi Allah), wa laa ilaaha illallah (dan tidak ada sembahan yang haq kecuali Allah), wallahu akbar (dan Allah Mahabesar)”.  

***

Zikir berarti mengingat Allah dengan menyebut lafadz-lafadz Allah. Dengan zikir kita mengingat Allah dengan segala sifat-sifat-Nya. Pengertian zikir tidak sebatas hanya bacaan zikir itu, melainkan segala bacaan ataupun perilaku kebaikan lainnya sebagaimana yang ada dalam agama. Inti dari zikir adalah menghadirkan Allah SWT.

Baca Juga  Salat untuk Mental yang Sehat

Zikir adalah kebutuhan hati, tanpa zikir hati akan menjadi hampa dan terasa tidak tentram. Zikir juga mampu mengingatkan seseorang bahwa yang membuat dan menyembuhkan penyakit hanyalah Allah semata, sehingga zikir mampu memberi pengaruh yang positif untuk penderita stroke.

Bagikan
Post a Comment