f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
konferensi global

Konferensi Global Hak Perempuan: Aisyiyah Mengajak Indonesia Menjadi Mercusuar Studi Islam Dunia

Yogyakarta, 13 Mei 2024 – Konferensi Global tentang Hak-Hak Perempuan dalam Islam atau Gender Conference Women’s Right on Islam  (GCWRI) yang diselenggarakan di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta bukan hanya menjadi ajang diskusi semata. Lebih dari itu, konferensi ini menjadi momentum bagi ‘Aisyiyah untuk mendorong Indonesia menjadi pusat studi keislaman dunia.

Siti Syamsiyatun, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (LPPA), dengan penuh optimisme menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi rujukan dalam kajian Islam.

“Jangan ragu, jangan minder. Studi Islam bisa dibangun dari Indonesia, tidak hanya dari Timur Tengah,” tegasnya dalam konferensi pers menyambut acara tersebut.

Salah satu keunggulan Indonesia, khususnya Muhammadiyah-‘Aisyiyah, adalah pandangan keislaman yang progresif dan berkemajuan, terutama dalam hal hak-hak perempuan. Kemajuan ini, menurut Syamsiyatun, dapat menjadi inspirasi bagi perempuan-perempuan di negara-negara Islam lainnya yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Konferensi ini juga menjadi ajang untuk menyuarakan pandangan Muhammadiyah-‘Aisyiyah terkait isu-isu krusial seperti sunat perempuan. Muhammadiyah telah secara tegas menyatakan bahwa sunat perempuan tidak dianjurkan, dan pandangan ini perlu disebarluaskan ke seluruh dunia.

Selain itu, konferensi ini diharapkan dapat menarik minat para peneliti dan akademisi, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk melakukan penelitian tentang ‘Aisyiyah. Syamsiyatun bahkan mengajak Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta untuk memberikan beasiswa kepada pelajar asing agar dapat belajar lebih lanjut tentang Islam di Indonesia.

Dengan demikian, Konferensi Global tentang Hak-Hak Perempuan dalam Islam tidak hanya menjadi ajang untuk memperjuangkan hak-hak perempuan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat studi keislaman dunia.

Bagikan
Post a Comment