f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
merasa

Ketika Merasa, Kok Aku Begini-Begini Saja?

Hidup adalah sebuah siklus yang terus berputar, dan kadang kita menemukan bahwa kita berada di atas maupun di bawah. Pada sebuah keadaan yang tidak kita inginkan, setiap orang pasti membutuhkan motivasi dan energi agar jiwa yang gundah dan galau tersebut bisa melanjutkan kehidupan dengan penuh semangat.

Tapi mungkin di antara kita pernah mengatakan ini, “kok hidupku seperti ini mulu padahal aku sudah doa terus. Usaha juga sudah aku curahkan sepenuhnya.” Pada saat inilah kita butuh jawaban dari segala mengapa. Mungkin makna kehidupan akan bisa kita pahami jika kita telah melewati kegagalan berkali-kali. Berikut beberapa patah kata Alfi Ray; yang barangkali bisa menenangkan jiwa kita atas raga yang hampir menyerah.

Pertama, Belajar dari Kegagalan

“Ketika kamu merasa bosan, Tuhan berkata bertahanlah. Ketika merasa sulit, Tuhan memerintahkan berdoalah. Lintasan pikiran yang membuatmu patah arang hanyalah bisikan setan. Ada bahagia yang harus dijemput. Bukan sekedar menunggu tanpa berusaha. Dan berharap tanpa berdoa.”

Setiap orang pernah merasa lelah dalam berjuang. Pernah hampir putus asa dalam berdoa. Yakinlah, bahwa Allah sedang mengajarkan kita memaknai sebuah perjalanan dan bangkit dari kegagalan. Saat usaha kita tidak kunjung membuahkan hasil, mudah sekali kita mengatakan, “Ah, sudahi saja semua ini” atau “Aku gak kuat dengan Lelah tanpa hasil seperti ini”.

Lalu kamu membuat keputusan buruk saat keadaan pikiran sedang kacau. Kita perlu belajar dari kegagalan yang pernah dialami oleh orang-orang hebat. Contohnya seperti Kolonel Sanders seorang pendiri KFC. Siapa yang tidak kenal dengan beliau, sosok yang penuh berjuang walau sudah banyak gagal dan sukses di kala usia sudah senja.

Baca Juga  Tegakkan Kepalamu! Hadapi Tantangan

Setiap orang pasti mendambakan kesuksesan. Namun, hanya beberapa yang siap menantang terjalnya jalan. Permasalahannya, kita belum mengetahui kesuksesan kita kapan didapatkan. Ingat! Matahari, bulan, bintang bahkan pelangi punya waktunya sendiri untuk menunjukkan warnanya. Semua orang punya waktunya untuk membuktikan hasil dari kerja keras mereka. Yang penting adalah selalu berdoa kepada Allah dan berusaha. Bisa jadi, saat kita memutuskan menyerah justru kesuksesan tinggal selangkah lagi. Suatu saat pasti akan tahu jawaban atas pertanyaan tentang hidup kita.

Kedua, Kamu Berbeda karena Kamu Mampu

“Kamu istimewa dengan apa yang kamu miliki saat ini. Suatu saat kamu akan mengerti arti sebuah pemberian. Bukan untuk membedakan dirimu dengan yang lain. Tapi Tuhan tahu yang pantas kamu miliki sesuai kemampuanmu.”

Dalam hal ini, Allah Swt berfirman:

لَا يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

Artinya:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya.” (Q.S. AL-Baqarah : 286)

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa setiap orang memiliki keistimewaan yang mana itu sesuai dengan kemampuannya. Jadi, jangan patah semangat apalagi putus asa. Meskipun diawal terasa sulit, tapi jika percaya dan yain atas kekuasaan Allah, maka hati akan merasa tenang.

Ketiga, Ketika Doa yang Kamu Langitkan, Belum Juga Terkabulkan

“Allah maha tahu waktu yang terbaik untuk menjawab doa-doa yang kamu langitkan. Allah mengajarkan kita untuk pasrah. Agar kelak kamu bisa lapang menerima apapun pemberianNya. Karena apapun rencana manusia, rencana Tuhan lebih indah”.

Seperti dalam firman Allah Swt:

 وَعَسَى أَنْ تَكْرهُوْا شَيْئًا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوْا شَيْئًا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ. وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

Artinya:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah: 216)

Baca Juga  Mungkinkah Seorang Introvert Jago Public Speaking?

Ada berbagai faktor yang menyebabkan doa tak kunjung dikabulkan. Doa tersebut tidak terkabul boleh jadi karena jeleknya amalan, maksiat dan kejelekan yang seseorang perbuat. Boleh jadi juga alasannya adalah karena makan makanan yang haram; dan juga karena berdoa biasa dalam keadaan hati yang lalai. Sebagaimana Rasulullah Saw bersabda,

“Tidaklah seorang muslim memanjatkan doa pada Allah selama tidak melakukan dosa dan memutuskan silaturahmi, melainkan Allah akan memberikan tiga hal: (1) Allah akan segera mengabulkan, (2) Allah akan menyimpannya di akhirat, dan (3) Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisalnya”. Para sahabat lantas berkata, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdoa. Nabi Saw berkata,”Allah nanti yang mengabulkan permintaan kalian.” (Ahmad 3/18, dari Abu Sa’id. Syaikh Syu’aib al-Arnauth mengatakan bahwa sanadnya Jayyid)

Boleh jadi, tidak terkabulnya doa seorang karena Allah memilih yang terbaik untuknya dengan mengganti apa yang ia minta dengan yang lebih bermanfaat. Atau bahkan, Allah mengganti dengan sesuatu di akhirat dan surga yang kekal. Bisa jadi juga Allah menghindarkan darinya kejelekan tanpa ia sadari.

Inilah yang terbaik sesuai dengan hikmah Allah. Allah bisa jadi mengabulkan doanya dengan memberikannya anak, rumah atau isteri. Boleh jadi pula Allah palingkan dari kejelekan dengan sebab doa dan penggantinya dengan yang lebih bermanfaat. Maka, janganlah menyerah apalagi putus asa. Teruslah berdoa dan muhasabah.

Bagikan
Post a Comment