f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
dunia kerja perempuan

Kesenjangan Gender di Dunia Kerja Harus Selesai

Kesenjangan di dunia kerja sudah ada sejak dahulu. Adanya kesenjangan upah antara pekerja laki-laki dan perempuan, begitu juga dengan jaminan sosial. Banyak usaha yang telah dilakukan untuk menghapus adanya kesenjangan gender di dunia kerja namun belum membuahkan hasil yang maksimal.

Tempat kerja yang bermartabat menjadi impian bagi setiap perempuan. Mendapatkan peluang yang sama antara pekerja laki-laki dan perempuan, keduanya bisa menempati segala posisi dalam sebuah pekerjaan. Namun ini juga belum secara maksimal diterima oleh perempuan.

Seberapa Penting Perempuan Terjun di Dunia Kerja?

Dalam hal bisnis misalnya, pekerja laki-laki dan perempuan mempunyai peran dan tanggung jawab yang sama. Dalam mengelola bisnis yang dibutuhkan adalah sikap good and detail. Tidak hanya laki-laki, perempuan juga memiliki sikap good and detail. Malah terkadang perempuan mempunyai sikap lebih detail dibanding laki-laki. Hal ini memperlihatkan bahwa tidak hanya laki-laki, perempuan juga memiliki kemampuan dan peran dalam dunia kerja.

Di dunia politik, peluang perempuan memang masih terbatas. Perempuan mendapatkan peluang 30% di dunia politik. Namun hal ini bukan menjadi kendala bagi perempuan untuk bisa menduduki kursi perpolitikan di Indonesia. Setidaknya saat ini perempuan telah diberikan peluang untuk bergabung di dunia politik.

Tidak hanya dalam dunia bisnis dan politik saja. Perempuan juga berkesempatan untuk menduduki tingkatan tertinggi dalam dunia pendidikan. Menurut Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, beliau mengatakan bahwa saat ini lebih banyak perempuan yang diterima beasiswa dibanding laki-laki.  

Hal ini memperlihatkan bahwa perempuan bisa memiliki kemampuan lebih dari  laki-laki. Namun meskipun begitu, perempuan belum mendapatkan hak sepenuhnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengurangi kesenjangan gender di dunia kerja.  

Baca Juga  Ancaman Lost Generation Dampak dari Pandemi
Memperhatikan Kemampuan Seseorang

Kemampuan merupakan hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum terjun ke dunia kerja. Kemampuan seseorang akan menunjukkan di mana tempat dan pekerjaan apa yang sesuai dengannya. Jika kemampuan yang dimiliki tidak sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan maka pekerjaan tidak akan berhasil. Kemampuan yang dimiliki meliputi technical skill dan soft skill.  

Technical skill harus dimiliki oleh seorang yang ingin bekerja. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan tidak boleh disamakan. Kemampuan inilah yang kemudian menjadi tolok ukur seseorang dalam memilih pekerjaan.

Adanya technical skill ini, baik laki-laki maupun perempuan bebas memilih pekerjaan apa yang ingin mereka lakukan. Ketika melakukan sebuah pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya maka hasil yang didapatkan juga akan sesuai.

Soft skill seperti attitude, kedisiplinan, bertanggung jawab dan beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seseorang yang ingin terjun di dunia kerja. Setiap orang akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri ketika sudah terjun ke dunia kerja.

Menguasai Pekerjaan

Setelah kemampuan dan memilih pekerjaan, selanjutnya yang harus mereka lakukan yaitu menguasai pekerjaan. Setiap orang tidak hanya perempuan namun juga laki-laki harus menguasai pekerjaan yang telah mereka pilih. Dengan menguasai pekerjaan, tidak akan mempersulit penyelesaian pekerjaan tersebut. Mereka akan menikmati pekerjaannya dengan hasil yang maksimal.

Menguasai pekerjaan merupakan salah satu kunci kesuksesan. Seseorang tidak akan sukses ketika tidak menguasai pekerjaan yang mereka lakukan. Hal ini berlaku dalam pekerjaan apapun.

Adanya Dukungan;  Faktor Eksternal

Setiap perempuan membutuhkan dukungan untuk bisa bekerja di luar. Mereka membutuhkan dukungan keluarganya untuk bisa bekerja dengan maksimal. Jika melihat budaya yang masih melekat hingga saat ini, masih banyak keluarga yang tidak memperbolehkan perempuan bekerja di luar.

Baca Juga  Menolak Bukan Dosa: Berhenti Mewajarkan Kekerasan Atas Nama Cinta

Keluarga merupakan kunci utama seorang perempuan bisa bekerja di ranah publik. Jika seorang perempuan yang telah menikah maka suaminyalah yang harus memberikan dukungan kepadanya.

Ekonomi keluarga adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya suami namun juga istri. Maka dari itu mengizinkan istri bekerja bukan hal yang tabu untuk dilakukan. Keduanya harus bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Tidak hanya dukungan dari keluarga, lingkungan kerja juga menjadi prioritas utama. Bagi seorang perempuan apalagi yang masih mempunyai anak balita, lingkungan pekerjaan sangat mempengaruhi maksimal atau tidaknya pekerjaan yang mereka kerjakan.

Lingkungan pekerjaan yang kondusif, ramah terhadap perempuan, memenuhi kebutuhan perempuan akan lebih mendukung perempuan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Bagi perempuan yang masih mempunyai anak balita, tempat penitipan anak merupakan hal yang sangat dibutuhkan.

Jika di lingkungan tempat mereka bekerja diberikan fasilitas tempat penitipan anak, maka seorang ibu akan lebih tenang dan aman dalam menyelesaikan pekerjaannya. Mereka dapat dengan bebas memberikan air susu kepada anaknya ketika jam istirahat. Tidak hanya itu, mereka juga bisa mengontrol keadaan anaknya, apakah mereka baik-baik saja atau sedang membutuhkan ibunya.

Inilah yang dimaksud dengan faktor eksternal berupa dukungan dari orang terdekat dan tempat mereka bekerja.

Bagikan
Comments
  • Tri wahyu

    Inspiring

    Maret 18, 2022
Post a Comment