Jangan Dilarang! Ini Manfaat Membiarkan Anak Bermain Hujan
Setiap anak pasti suka dan menginginkan bisa bermain dengan bebas. Melihat anak bermain dengan penuh keceriaan dan kegembiraan, tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para orang tua. Anak-anak senang dengan berbagai jenis permainan dan hal-hal baru. Tak terkecuali saat musim hujan datang, bagi anak hujan adalah media bermain yang sangat menarik. Namun, bagi para orang tua, musim hujan menjadi sebuah kekhawatiran tersendiri. Oleh karenanya, banyak orang tua terlebih ibu pasti memilki kebiasaan melarang anaknya bermain hujan-hujanan.
Tak jarang anak merengek pada orang tuanya agar boleh bermain hujan. Sikap orang tua yang demikian ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Mereka hanya khawatir dan tidak ingin anak-anaknya sakit. Sebab, mereka memandang air hujan itu kotor dan memiliki suhu dingin. Sehingga mereka takut anaknya terkena demam, masuk angin atau pilek.
Sesekali membiarkan anak bermain hujan, ternyata ada baiknya. Selain dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak, juga merupakan salah satu cara membuat anak lebih mengenal dan mencintai alam. Sebab, saat anak bermain di tengah hujan, mereka akan dapat melihat alam lebih jelas. Mereka dapat melihat tetesan air hujan dengan jelas serta melihat perubahan warna langit saat hujan dan saat hujan berhenti. Berikut beberapa manfaat yang perlu orang tua ketahui saat membiarkan anak bermain hujan:
Merangsang Tingkat Kreativitas dan Keterampilan Anak
Daya kreativitas dan keterampilan anak dapat berkembang lebih cepat saat mereka bermain hujan-hujanan. Sebab, mereka akan berusaha memanfaatkan elemen-elemen yang ada di alam dan akan berusaha keras dalam menjaga keseimbangannya di tengah kondisi licin.
Kreativitas yang dapat terlihat ketika anak bermain hujan yaitu, membuat boneka atau makanan dari tanah, menampung rintik hujan di wadah, bermain bola di rumput yang berair, atau hanya sekedar melompat di atas genangan air. Saat itu pula anak akan menggunakan kemampuan berpikir kritisnya guna memilih tempat berdiri dan bermain dalam kondisi basah dan licin.
Mengenal Alam Lebih Dekat
Ketika anak diberi kebebasan bermain hujan, anak pun akan dapat memiliki keleluasaan untuk belajar tentang alam secara lebih mendalam. Saat anak bersentuhan langsung dengan air hujan, inilah salah satu waktu yang tepat bagi para orang tua untuk mengajarkan pada anaknya tentang siklus air, awan, dan cuaca sembari bermain.
Selain itu, mungkin saat berjalan di tengah hujan, anak dapat melihat dan mengamati hewan-hewan yang lebih sering muncul selama cuaca basah, seperti katak, capung, dan cacing. Orang tua bisa mengajarkan pada anak akan peran pentingnya hewan-hewan tersebut di alam dan juga mendorong mereka untuk bertanya tentang habitat dan lingkungan dari hewan-hewan tersebut. Dengan demikian, anak akan lebih mengerti dan dapat lebih mencintai alam serta lingkungan sekitarnya.
Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh
Dengan mengizinkan anak bermain hujan-hujanan, maka akan membuat tubuhnya berupaya mengimbangi dan beradaptasi dengan perubahan suhu yang drastis (dingin). Membiarkan anak sesekali bermain hujan dapat menstimulasi sistem imunitas tubuh anak untuk mampu menyesuaikan dengan perubahan suhu lingkungan. Dengan begitu, tubuh anak akan bisa lebih kuat dan tidak mudah terkena penyakit.
Mencegah Berbagai Masalah Kesehatan
Kebanyakan anak akan lebih aktif jika mereka bermain di luar ruangan. Membiarkan anak bermain di tengah hujan juga termasuk dalam upaya mengenalkan gaya hidup sehat. Sebab, sejak kecil mereka seakan belajar untuk selalu berolahraga tanpa mengenal cuaca. Selain itu, akan membuat mereka jauh lebih ceria. Ketika anak itu riang, gembira, senang, maka hal ini akan menurunkan risiko beberapa masalah kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, bahkan dapat membuat anak terhindar dari gejala stress.
Melatih Pengalaman Sensorik
Hujan dapat meningkatkan pengalaman sensorik anak. Karena, hujan memberikan suasana, bau, pemandangan, suara, dan sentuhan yang berbeda. Masing-masing indera anak dapat terangsang saat mereka berada di luar ruangan, terlebih saat mereka menikmati hujan. Mereka dapat mendengarkan derai hujan yang jatuh dari langit ke bumi, menyaksikan aspal yang berubah warna menjadi hitam pekat, merasakan lingkungan yang lembab dan licin, serta mencium aroma tanah kering yang dibasahi hujan.
Ada banyak manfaat dan kesenangan tersendiri yang bisa di dapat anak ketika bermain hujan. Jadi, para Ibu tak perlu risau dalam membiarkan anaknya sesekali bermain hujan. Namun, yang perlu diingat, orang tua harus tetap memastikan bahwa kondisi anak dalam keadaan sehat sebelum bermain hujan, mengawasi anak saat bermain, serta memberi batasan waktu kapan anak harus bermain dan berhenti dalam hujan-hujanan, serta bergegas dalam menghangatkan tubuh anak setelah di dalam rumah.
Dalam sebuah hadis shahih riwayat Imam Muslim dan Abu Dawud menjelaskan yang artinya, “Dari sahabat Anas bin Malik R.A: “ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW, kami pun kehujanan. Maka Anas pun berkata, “Maka Rasulullah SAW menyingkap baju beliau hingga hujan pun mengenai (tubuh) beliau. Kami pun bertanya, “Mengapa engkau melakukan hal tersebut wahai Rasulullah?” Maka beliau pun menjawab, “Sesungguhnya hujan ini baru saja diciptakan oleh Rabbnya (Allah) Ta’ala”. (H.R Muslim dan Abu Dawud).
***
Hadis di atas menunjukkan sunnahnya hujan-hujanan, terlebih ketika awal kali hujan turun, yaitu dengan menyingkap baju yang sedang dikenakan supaya bisa terkena air hujan. Dan bermain hujan jug merupakan bentuk rasa gembira atas nikmat Allah (turunnya hujan). Sebab, air hujan itu juga suci dan bersih saat belum terkena tanah dan bercampur dengan sesuatu yang lain.
Jadi, sebenarnya bukan bermain hujan yang menyebabkan anak sakit, melainkan terpapar kuman penyebab penyakit. Dan kuman itu sendiri biasanya datang dari air yang kotor, yaitu air hujan yang keluar melalui pancaran atap yang mungkin sudah bercampur dengan berbagai kotoran. Jadi, Bunda tak perlu khawatir lagi membiarkan anak hujan-hujanan, asal hujannya langsung jatuh dari langit. Karena, bukan tidak mungkin lagi, anak akan jau lebih gembira saat bermain hujan daripada ia bermain di playground.

Mahasiswi Jurusan Ilmu Perpustakan dan Informasi Islam, UIN SATU Tulungagung.
Instagram : @salsaa_987
