f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
istri rasulullah

Mengenal Istri-Istri Rasulullah Setelah Khadijah dan Teladannya (2)

Mengenal Istri-Istri Rasulullah Setelah Khadijah dan Teladannya (1)

6. Zainab Binti Jahsy

Nama lengkap Zainab adalah Zainab binti Jahsy bin Ri’ab bin Ya’mar bin Sharah bin Murrah bin Kabir bin Gham bin Dauran bin Asad bin Khuzaimah. Pernikahan Rasulullah SAW dengan Zainab binti Jahsy  didasarkan pada perintah Allah sebagai jawaban terhadap tradisi jahiliah. Sebelum menikah dengan Rasulullah, Zainab menikah dengan Zaid bin Haritsah. Zainab merupakan perempuan berparas cantik dan berasal dari keluarga yang terhormat. Dia sering berpuasa, mengerjakan shalat malam, zuhud, dan rajin beribadah.

Zainab binti Jahsy adalah istri Rasulullah yang pertama kali wafat menyusul beliau, yaitu pada tahun kedua puluh Hijrah, pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab, dalam usianva yang ke-53. Zainab dimakamkan di Baqi. Semasa hidupnya, Zainab juga banyak mengeluarkan sedekah di jalan Allah.

7. Juwairiyah binti Harits

Nama lengkapnya adalah Juwairiyah binti Al-Harits bin Abi Dhiraar bin Habib bin Aid bin Malik bin Judzaimah bin Musthaliq bin Khuzaah. Juwairiyah adalah putri seorang pemimpin Banil Musthaliq yang bernama Al-Harits bin Abi Dhiraar yang sangat memusuhi Islam. Rasulullah memerangi mereka dan Juwairiyah menjadi salah satu tawanan perang. Juwariyah memutuskan untuk memeluk Islam.  Setelah Juwariyah memeluk Islam, Bani Mustaliq mengikrarkan diri menjadi pengikut Nabi s.a.w. Juwariyah membawa berkah besar bagi kaumnya.

Juwairiyah adalah gadis cantik yang paling luas ilmunya dan paling baik budi pekertinya di antara kaumnya. Dia sangat rajin beribadah dan bersedekah di jalan Allah. Juwairiyah wafat pada masa kekhalifahan Mu’awiyah bin Abu Sufyan, pada usianya yang keenam puluh lima dan dikuburkan di Baqi.

8. Ummu Salamah

Nama asli Ummu Salamah adalah Hindun binti Suhail bin Mughirah bin Makhzum. Banyak pemuda Mekah yang ingin mempersunting Hindun dan yang berhasil menikahinya adalah Abdullah bin Abdul Asad bin Hilal bin Abdullah bin Umar bin Makhzum. Namun suaminya meninggal di Madinah karena sakit. Ummu Salamah kemudian dipinang oleh Rasulullah.

Baca Juga  Menyatukan Dua Hati yang Berbeda

Ummu Salamah adalah seorang Ummul-Mukminin yang berkepribadian kuat, cantik, dan menawan serta memiliki semangat jihad dan kesabaran dalam menghadapi cobaan. Dan Ummu Salamah juga memiliki ketajaman logika, kematangan berpikir atas banyak perkara. Karena itu, ia memiliki kedudukan yang Agung di sisi Rasulullah SAW. Ummu Salamah meninggal tahun ke 59 Hijriyah pada usia ke 84 tahun. Setelah hidup dengan aktivitas yang dipenuhi oleh pengorbanan, jihad, dan kesabaran di jalan Allah SWT dan Rasul-Nya. Beliau dishalatkan oleh Abu Hurairah dan dikubur- kan di Al-Baqi.

9. Ummu Habibah

Nama aslinya adalah Ramlah binti Shakhar bin Harb bin Unayyah bin Abdi Syams. Dalam perjalanan hidupnya, Ummu Habibah banyak mengalami penderitaan dan cobaan yang berat. Setelah memeluk Islam, dia bersama suaminya hijrah ke Habasyah. Di sana, ternyata suaminya murtad dari agama Islam dan beralih memeluk Nasrani sedangkan di Mekkah ayahnya Abu Sofyan sangat memusuhi Islam. Ketika mendengar penderitaan Ummu Habibah, hati Rasulullah sangat tergerak sehingga beliau menikahinya. Istri-istri Rasulullah lainnya menyambut kedatangan Ummu Habibah dengan hangat dan rasa hormat. Setelah Rasulullah Shalalahu ‘Alaihi Wassalam. wafat, Ummu Habibah hidup menyendiri di rumahnya hanya untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Ummu Habibah wafat pada tahun ke-44 hijrah dalam usia tujuh puluh tahun. Jenazahnya dikuburkan di Baqi’ bersama istri-istri Rasulullah yang lain.

10. Maria Al-Qibthiyah

Maria Al-Qibthiyah lahir dari hafn dan memiliki pengetahuan luas. Dia bukanlah hamba sahaya biasa melainkan hamba sahaya terpilih yang dihadiahkan oleh raja Mesir kepada Rasulullah. Maria Al qibtiyah merasakan dari Rasulullah perhatian dan kasih sayang, hatinya menjadi tentram dan jiwanya menjadi tenang. Dari pernikahan Rasulullah dengan Mariah Al-Qibthiyah melahirkan seorang putra bernama Ibrahim. Namum sebelum umur 2 tahun Ibrahim mengalami sakit dan meninggal dunia. Maria sangat sedih melepaskan kepergian anaknya, namun beliau segera dapat belajar dari kesabaran Rasulullah. Maria Al qibtiyah wafat pada tahun 16  H dan dimakamkan di Baqi.

Baca Juga  Louise Gluck: Peraih Nobel Bidang Sastra
11. Maimunah

Nama aslinya adalah Barrah binti al-Harits bin Hazm bin Bujair bin Hazm bin Rabiah bin Abdullah bin Hilal bin Amir bin Sha’shaah. Maimunah mulai memasuki kehidupan rumah tangga Rasulullah dan beliau menempatkannya di kamar tersendiri. Maimunah memperlakukan istri-istri beliau yang lain dengan baik dan penuh hormat dan menjaga silaturahmi. Dia dikenal dengan kezuhudannya, ketakwaannya, dan sikapnya yang selalu ingin mendekatkan diri kepada Allah. Selain itu Maimunah juga memiliki pengetahuan yang luas. Maimunah meninggal pada usia delapan puluh tahun, bertepatan dengan tahun ke-61 hijriah.

12. Raihanah binti Yazid

Raihanah binti Yazid bin Amru bin Khanaqah berasal dari Bani Quraidzah. Sebelum menikah dengan dengan Rasulullah, Raihanah menikah dengan al Hakam. Saat terjadi penghianatan dari kaum Yahudi Bani Quraidzah, Raihanah menjadi salah satu tawanan. Raihanah akhirnya memeluk Islam dan Rasulullah menikahinya.  Raihanah memiliki paras yang cantik dan baik hati. Selain itu Raihanah juga pandai dalam menganalisa suatu masalah. Raihanah wafat pada tahun 10 H dan dimakamkan di Baqi.

 Wallahu a’lam bissawab

Referensi :

 Dr. Syauqi Abu Khalil . Atlas Jejak Agung Muhammad SAW. Jakarta: PT Mizan Publika, 2009.

Adullah Hallaj.  Maria Al-Qibthiyyah. Bandung: PT Mizan Pustaka 2007.

 Muhammad Ali Quthb. 36 Perempuan Mulia di Sekitar Rasulullah Saw. Bandung: Mizania, 2010.

 Amru Yusuf . Istri Rasulullah Contoh dan Teladan. Jakarta: Gema Insani Pres, 1997.

Umar Ahmad Ar- Rawi. Wanita-wanita Sekitar Rasulullah. Jakarta: Akbar Media, 2006.

Bagikan
Post a Comment