f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
Indonesia tahun

Indonesia Tahun 2021: Refleksi dan Hipotesis

Negara dengan kekayaan dan kepercayaan diri yang tinggi seperti Indonesia pantas jatuh. Hal tersebut akibat masalah yang datang enggan untuk pergi dari negara ini. Bisa saja ia terlena akibat eloknya pemandangan alam Indonesia atau malah nyaman dengan sikap ramah rakyatnya.

Jatuhnya Indonesia berbeda dengan jatuhnya majapahit akibat perang antar kerajaan, dan berbeda pula dengan jatuhnya palestina akibat perang antar negara. Indonesia justru jatuh akibat ulahnya sendiri. Selain akibat pandemi Covid-19, Indonesia jatuh akibat rendahnya kesadaran masyarakat, lambatnya kebijakan, dualisme kepentingan, resesi ekonomi dan korupsi. Predikat negeri dengan tingginya bencana alam ini sepertinya layak mendapat predikat lanjutan bencana alam dan moral.

Indonesia masuk dalam urutan ke- 20 negara dengan tinggi kasus penularan Covid-19.

Terhitung terlambat 2 bulan Indonesia dalam mengidentifikasi kasus pertama Covid-19 di awal tahun 2020. Langkah awal penanganan Covid-19 oleh pemangku kebijakan mendapat sambutan dengan lelucon-lelucon dan tingkah konyol.

Lelucon pertama terdengar dari Menteri Perhubungan dalam kabinet Indonesia maju mengenai tidak bisa masuknya virus corona akibat rakyat Indonesia sering mengkonsumsi nasi kucing, yang kemudian dilanjutkan lagi dengan lelucon kedua dari Menteri Dalam Negeri; melontarkan bahwa jamu adalah obat mujarab bagi Covid-19.

Beberapa Menteri lainnya juga membuat sebuah jimat baru (Kalung pengkal corona) untuk menangkal penyebaran virus ini yang dimotori oleh Kementrian Pertanian. Seperti hilang pedoman keselamatan rakyat dalam mencegah penularan pandemi ini. Para pemangku kebijakan justru kembali ke mempopulerkan kebijakan non-ilmiah. Penyebar TBC (Tahayul, Bid’ah, Kurafat) justru kembali di tenggarai oleh pemangku kebijakan, yang mana sebelumnya hal tersebut telah diperangi oleh organisasi Muhammadiyah.

Bentuk upaya positif yang dilakukan oleh pemerintah mulai dari lockdown – yang kemudian berubah menjadi bentuk kebijakan berupa isolasi mandiri, gerakan 3M, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penerapan pidana pada pelanggar Protokol Kesehatan, pemotongan pajak usaha, suntikan dana bagi usaha-usaha rakyat sampai dengan bantuan sosial.

Baca Juga  Mengapa Disiplin Diri Menjadi Penting?

Total dana penggulangan covid ini sebanyak 800 Triliun menurut Badang Pengawasan Keuangan dan Pembangunan yang berdampak pada resesi ekonomi sebesar 5,2 persen pada kuartal ke II.

Semakin hari, masyarakat semakin tidak terkontrol untuk tetap isolasi mandiri, beberapa masyarakat justru mencari celah dari setiap upaya yang menjadi keputusan pemerintah. Mulai dari menaikan harga bahan pokok, melanggar protokol kesehatan, memperjual belikan surat kesehatan sampai perayaan kegiatan yang di dukung oleh diskon besar-besaran.

Indonesia 2021 menjadi tahun yang fokus pada perbaikan dalam berbagai sector. Entah apa Namanya kedepanya setelah new normal, hypothesis untuk Indonesia dapat menggunakan persamaan reaksi dan diagram fluktuasi. Dalam buku Madilog milik Tan Malaka, logika matematika mempengaruhi reaksi manusia dalam berpikir. Hal ini kita lihat dari beberapa “aksi” yang telah dilakukan oleh pemerintah.

Kebijakan dan reaksi masyarakat

Dalam hal kebijakan, yang menimbulkan pro kontra masyarakat sepanjang tahun 2020 juga mengakibatkan reaksi ke banyak sektor, seperti pengaturan dPPN, pajak belanja, jaminan sosial, upah, dan kebijakan ketaatan pajak untuk tahun 2021.

Hal ini dapat kita lihat bersama dari beberapa negara yang telah menerapkan omnimbus, seperti turki dan filipina. Dalam penerapan sistem baru ini akan mendorong peluang investasi skala multinasional yang dapat menciptakan peluang kerja baru. Namun pemerintah juga harus mengatur prosentase keterbukaan tenaga kerja asing yang akan masuk di Indonesia.

Jika berkaca pada aksi buruh, dapat penulis asumsikan, pada tahun 2021 akan terbentuk lembaga khusus pengaduan aspirasi para buruh dalam penerapan awal Undang-Undang ini.

Pengolahan bantuan sosial berbasis digital.

Menginjak  tahun ke dua kabinet Indonesia maju, kasus korupsi justru terjadi dalam jajaran Menteri dan tak tanggung, KPK telah menangkap tangan 2 menteri secara langsung yang berasal dari 2 partai pendukung masa pilpres.

Baca Juga  Pentingnya Mencintai dan Berperilaku Baik Terhadap Sesama

Hal ini jelas merupakan pukulan bagi Presiden yang justru berdampak pada menurunnya rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Terlebih salah satu Menteri yang tertangkap merupakan bagian sosial.

Layaknya grafik pada fukuyama tentang temperatur, titik tertinggi (critical heat flux) dalam hal ini adalah korupsi justru semakin menurunkan kepercayaan terhadap kapasitas negara; sehingga temperaturnya harus diturunkan agar dapat memulihakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Tidak tanggung-tanggung pemerintah melakukan reshuffle Menteri dengan branding prosesional dan kinerjanya telah terverifikasi.

Wajah pemerintah tentu sudah sedikit tertutupi dengan pergantian Menteri yang professional. Namun justru tantangan 2021 adalah bentuk transparansi di internal kabinet Indonesia maju. Lumbung koruptor yang telah dikatakan Presiden sebelumnya (Gus Dur) terbukti.

Melihat pembawaan Menteri Sosial justru pasti akan terjadi perombakan internal kementrian, dan sistem yang telah diterapkan saat menjadi walikota. Bentuk-bentuk transparansi berbasis digital akan muncul dan mengarah seperti bantuan kartu prakerja.

Bentuk bisnis baru

Pergantian kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif justru menimbulkan kepercayaan atas peluang yang terbuka dan kreatif. Pangsa pasar akan ekonomi kreatif merupakan bentuk lepasnya belenggu masyarakat terhadap pola umum ke arah yang lebih spesifik.

Tak ayal, munculnya peluang bisnis baru akan menyasar semua bentuk usaha, dan usia yang mendatangkan keuntungan baru.  Jika berkaca pada 1 tahun kebelakang, pekembangan bisnis dapat terlihat dari interkoneksi antara game dan platform belanja digital, sehingga menggabungkan 2 minat bermain dan berbelanja sekaligus.

Namun demikian, tidak dapat terjadinya perombakan atau kemunculan jenis bisnis baru di Indonesia pada tahun 2021. Tentunya menjadi lebih terbuka. Terlebih omnimbus law merupakan pintu besar bagi investasi.

Fakta membuktikan Menteri yang menjadi pengganti Kemeparekraf juga terlibat dalam pengembangan bisnis UMKM. Maka, hal ini sejalan dengan prediksi oleh Institute of Chartered Accountans in England and wales (ICAEW)bahwa pada tahun 2021 peningkatan produk bruto pada asia tenggara termasuk Indonesia mengalami peningkatan sebesar 4,1 persen.

Baca Juga  Jangan Bilang Selingkuh itu Indah

Peningkatan ekonomi tentu menjadi tujuan utama negara demi memenuhi hak dan kebutuhan rakyat; namun juga bergantung pada pelonggaran PSBB, kecepatan penyebaran dalam pembagian vaksin, dan kerja sama antar komponen.

2021 dapat menjadi wajah baru Indonesia dalam pemulihan ekonomi dan moral. 

Bagikan
Post a Comment