f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
berhijab

Hijab di Tengah-Tengah Masyarakat Liberal

Hijab merupakan salah satu bagian terpenting bagi seorang muslimah. Bagi seorang muslim menutup aurat adalah suatu kewajiban yang tidak boleh terabaikan dalam keadaan atau kondisi apapun. Karena itulah pakaian adalah suatu hal yang sangat penting untuk menjadi perhatian mulai dari atas kepala sampai ujung kaki. Dalam syariat Islam juga telah dijelaskan tentang bagaimana orang Islam harus berpakaian. Antara muslim dan muslimah mempunyai cara berpakaian yang berbeda. Terkhusus lagi bagi muslimah yang sangat dianjurkan untuk memakai hijab.

Anjuran mengenakan hijab bagi muslimah ada dalam hadis dan Al-Qur’an. Salah satu ayat yang menjelaskan tentang keharusan seorang muslimah untuk mengenakan hijab yakni QS. Al-Ahzab:59. Ayat tersebut berbunyi Yang artinya, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Dari penjelasan ayat tersebut, hijab bukan hanya berfungsi sebagai penutup aurat saja, namun juga sebagai pelindung diri.

Penggunaan hijab di kalangan muslimah juga mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Perkembangan ini terjadi karena semakin banyaknya muslimah yang berhijrah dan telah mengerti arti penggunaan hijab yang sesungguhnya. Bahkan dari tahun ke tahun tren penggunaan hijab mengalami kenaikan. Sekarang ini sebagian besar muslimah sudah menjadikan hijab sebagai suatu hal penting dalam berbagai aktivitas mereka.

Perkembangan zaman juga ikut mempengaruhi tren gaya penggunaan hijab yang berbeda di setiap tahunnya. Sekarang ini hijab sudah menjadi komponen terpenting bagi setiap muslimah. Bahkan sekarang ini pun penjual hijab ada di mana-mana dan jumlahnya berlimpah. Hijab telah menjadi pelengkap (penyempurna) pakaian bagi semua muslimah, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

Baca Juga  Misi Menyehatkan Pemuda, Misi Menyehatkan Bangsa
***

Pada era modernisasi seperti saat ini penggunaan hijab sebenarnya masih menjadi pro dan kontra. Terutama bagi mereka yang hidup di lingkungan yang minoritas beragama Islam.  Mungkin bagi mereka yang tinggal di negara yang mayoritas penduduk beragama Islam tidak akan ada pengaruhnya. Namun, bagi orang Islam yang hidup berdampingan di negara yang minoritas Islam akan menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.

Saat seorang muslimah hidup berdampingan di tengah-tengah masyarakat yang liberal, itu sama saja seperti hidup di tengah hutan. Di mana dia harus menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi di sekitarnya. Saat mencoba untuk tidak beradaptasi dengan segala kebiasaan di lingkungan tersebut, maka dia akan jatuh terperosok. Karena itulah mengapa hidup di tengah-tengah masyarakat yang liberal tidaklah mudah, terutama bagi seorang muslimah.

Kita bisa melihat bagaimana perjuangan saudara-saudara muslimah kita yang hidup di negara yang minoritas muslim. Tantangan terbesar dimiliki oleh saudara perempuan kita yang hidupnya penuh dengan kekhawatiran. Keamanan dan kenyamanannya pun sampai saat ini masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan. Banyak di antara mereka yang  hidupnya terus terusik dengan berbagai pandangan yang tidak enak.

Bagi masyarakat liberal, penggunaan hijab masih menjadi soal persoalan yang dianggap aneh. Bahkan tidak sedikit orang menganggap seorang wanita yang mengenakan hijab memiliki sifat kepribadian yang aneh dan tidak baik. Mereka hanya menganggap hijab sebagai selembar kain penutup kepala yang tidak ada artinya. Mereka juga menganggap bahwa wanita yang berhijab adalah seseorang yang dapat membahayakan hidup mereka.

Seorang wanita yang memakai hijab bagi mereka hanya seperti orang yang bodoh dan terbelakang. Mereka menganggap orang yang berhijab seperti ketinggalan tren berpakaian. Bahkan tidak jarang hidup mereka dipersulit mulai dari mencari pekerjaan sampai kehidupan sosialisasinya. Mereka sering mengganggu dengan berbagai perlakukan yang tidak sopan yang terkadang juga sampai mempermalukannya di depan umum.

Baca Juga  Catatan Santri yang Sedang Belajar
***

Akibat perlakuan tidak menyenangkan itulah yang membuat kehidupan muslimah di negara liberal menjadi tidak nyaman. Meskipun secara perlindungan hukum mereka sudah dilindungi, namun itu semua belumlah cukup. Karena itulah saudara perempuan kita mau tidak mau harus berusaha beradaptasi sendiri. Mereka harus menerima semua perlakuan yang tidak menyenangkan dengan sabar dan bijak.

Mempertahankan prinsip hidup sebagai seorang muslimah memang tidak mudah. Apalagi hidup di tengah masyarakat yang belum tahu tentang tata cara hidup seorang muslimah. Kita yang hidup di tengah masyarakat yang seperti itu harus memiliki kesabaran dan ketabahan yang besar. Jika kita menguatkan keimanan kita kepada Allah Swt., maka mereka tidak dengan mudah menggoyahkan keimanan dan prinsip kita.

Menjalani kehidupan sebagai seorang muslim yang berhijab memang penuh godaan. Banyak godaan yang berdatangan menghampiri yang akan mengusik dan menggoyahkan prinsip hidup kita. Di saat kita memutuskan untuk mengenakan hijab, itu berarti kita menempatkan hijab sebagai bagian dari nyawa kita. Dalam segala kondisi atau tekanan apapun kita harus tetap berusaha mempertahankan hijab kita. Jangan sampai mereka mengubah pilihan hidup dan prinsip kita dengan berbagai anggapan mereka yang tidak berarti.

Tentu saja segala kesabaran dan ketabahan itu tidak mudah. Perjuangan kaum muslimah memang masih panjang. Perjuangan itu akan terus terjadiselama kaum liberal tetap menggemakan paham-paham liberal yang terus menyudutkan syariat-syariat Islam ke hal yang melenceng.  Jika sikap diskriminatif dari kaum liberal gencar dilakukan maka akan menjadi ancaman bagi wanita berhijab khususnya.

Keberadaan wanita berhijab di tengah kehidupan liberalisme ini bisa menjadi amalan tersendiri saat di akhirat kelak. Segala bentuk tantangan dan ancaman yang datang secara bertubi-tubi akan semakin menguatkan keimanan kita. Segala hujatan yang datang dari omongan orang-orang liberal bisa menjadi ladang pahala bagi kita. Meskipun hujatan itu terus menusuk diri kita seperti pisau, kita sebagai seorang muslimah sejati harus tetap teguh pada prinsip ajaran agama kita.

Baca Juga  3M Pandemi Jadi Tiket Masuk Surga
***

Orang lain boleh berkata apapun yang ingin mereka katakan kepada kita. Mereka juga boleh menganggap kita sebagai orang yang terbelakang dengan cara berpakaian kita. Namun, tetaplah yakin dengan apapun yang kalian pakai. Mereka yang menganggap kita terbelakang karena cara berpakaian kita, justru merekalah yang memiliki cara berpikir yang terbelakang. Tapi kita harus lebih bangga pada diri kita, karena wanita yang berhijab adalah wanita-wanita yang cerdas.

Wanita berhijab bukanlah orang yang bodoh, mereka bukanlah orang yang tidak tahu tren gaya berpakaian. Justru mereka adalah orang terpandai karena mereka tahu cara melindungi diri dari pandangan jahat orang lain dengan hijab mereka. Karena sebenarnya selembar kain kecil itu adalah sebuah perisai yang kuat. Sebuah perisai yang menjelma menjadi hijab untuk kaum muslimah itu sendiri.

Editor: Imam Basthomi

Bagikan
Post a Comment