f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
menikah

Doa, Proses, dan Progres Menuju Pernikahan

“Siapa yang menikah berarti dia telah menyempurnakan setengah agamanya. Karena itu bertaqwalah kepada Allah untuk setengah yang kedua” (H.R. Baihaqi).

Menikah merupakan jenjang hidup yang penuh dengan berkah dan pahala bagi yang menjalaninya dengan iman dan taqwa. Menikah juga merupakan proses menyatukan dua jenis insan dalam satu bingkai hidup sebagai ladang beribadah kepada Allah Swt

Jika melihat sekilas, menikah adalah hal yang membahagiakan, senang-senang, nyaman dan tentram. Perlu diketahui bahwa proses menuju menikah adalah sebuah proses pencapaian yang memerlukan perjalanan yang tidak singkat. Tentu akan ada banyak ujian yang datang dan menguji kesabaran kita.

Diciptakan adanya jarak bukan supaya kita lelah dalam menanti. Tetapi supaya kita ingat bahwa hanya kepada Allah Swtl ah kita dapat merasa dekat dan percaya bahwa akan ada hasil terbaik yang kita dapat dari ikhtiar yang dilakukan. Serta tanpa putus kita panjatkan doa dengan sebaik-baik doa yang kita minta kepada-Nya.

Proses ini juga terasa menyakitkan dan seringkali mengajak untuk menyerah dalam meneruskan sebuah hubungan. Tak jarang hingga melukai hati, hingga ada hikmah yang tertanam.

Ada pasangan dengan jalan cerita mereka menuju pernikahan itu mudah, membahagiakan, romantis dan sebagainya. Ada pula jalan cerita cinta yang sangatlah terjal bahkan sering terjatuh dan kandas ada juga yang tetap bangkit terus berikhtiar sebaik mungkin. Setiap orang memiliki love story masing-masing. Tidak bisa kita menjadikan cerita cinta orang lain sebagai tolak ukur kebahagiaan cinta dalam sebuah hubungan.

Setiap lika-liku apapun yang Allah beri pasti ada sesuatu yang Allah Swt. siapkan untuk kita. Karena Dia tidak akan mengambil sesuatu darimu kecuali menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.

Baca Juga  Malahayati : Laksamana Perempuan Pertama di Dunia
Mengapa Harus Berjuang? Dan Mengapa Harus Menunggu?

Walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa. Karena walaupun kita ingin cepat, kita tidak ingin sembarangan. Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita inginkan, kita juga tidak ingin kehilangan jati diri dalam proses pencarian itu.

Oleh karenanya pasti akan ada yang namanya “PROSES”. Proses berjuang bagi laki-laki dan proses menunggu bagi perempuan. Proses bagi laki-laki adalah memantaskan diri menjadi imam dalam keluarga kecilnya sekaligus bagi pihak keluarga si wanita. Sedangkan, proses bagi perempuan berupa menata sikap serta akhlak untuk siap menjadi istri sekaligus ibu bagi anak-anaknya kelak.

Menikah merupakan proses membangun diri bersama pasangan seumur hidup, maka proses sebelum menikah merupakan proses mempersiapkan bekal untuk menghadapi proses dalam dunia pernikahan.

Bersama dengan itu sembari terus berikhtiar dengan terus berproses maka harus ada PROGRES  yang didapatkan. Progres dalam menuju pernikahan ada 4.

1.Progres finansial

Finansial dibutuhkan untuk kesiapan dalam pernikahan, tidak berhenti sampai di situ, finansial juga penting untuk menghidupi  keluarga (anak dan istri). Perlu dipertimbangkan bagi yang akan menyelenggarakan pernikahan mewah.

Karena masih ada keberlangsungan kehidupan panjang pasca menikah yang membutuhkan finansial tidak sedikit. Jangka pendeknya seperti finansial untuk kebutuhan sehari-hari, jangka panjangnya seperti finansial untuk pendidikan anak maupun investasi keluarga.

2. Progres mental dan emosional

Siap dengan segala kondisi realitas sosial maupun individu keluarga kecil kita kelak, karena tidak semua perjalanan dalam pernikahan itu indah. Ada kalanya naik ada kalanya turun, bagaimana kita harus menyikapi dengan bijak itulah ukuran kesiapan mental kita.

Management emosional, bagaimana dan seperti apa seharusnya sikap kita dalam menghadapi perubahan mood pasangan, sedih, senang, bahagia, marah. Bagaimana semua permasalahan itu justru mampu kita hadapi dengan sabar dan justru dapat mempererat ikatan cinta.

Baca Juga  Atasi Penurunan Minat Belajar Pasca Covid-19 dengan Perspektif Konseling

3. Progres komunikasi yang efektif

Komunikasi penting bagi pasangan, terlebih mereka yang menjalani hubungan jarak jauh. Progres dalam komunikasi bukan hanya sekedar saling memberi kabar, namun ada sesuatu yang berbobot dan kemudian hal itu dapat mensupport proses menuju pernikahan tersebut.

Tidak ada salahnya jika pasangan membahas tentang ilmu parenting sejak dini. Tujuannya untuk menentukan tujuan parenting bersama.

4. Progres kepentingan individu yang terorganisir

Setiap individu pasti memiliki kesibukan masing-masing. Bagaimana setiap individu tersebut dapat menuntaskan dan menyelesaikan kesibukannya tentu akan mempermudah pula untuk segera dipersatukan.

Perjuangan seorang laki-laki untuk menikahi wanitanya tidaklah mudah. Selain harus meyakinkan orang tua wanita, dia juga harus berjuang untuk memberikan mahar terbaik kepada calon wanitanya.

Namun perjuangan wanita tidaklah kalah susah. Mungkin dia hanya terlihat seperti menunggu saja. Akan tetapi dia pun harus berperang batin untuk meyakinkan dirinya menjadikanmu seorang suami. Yang tadinya bukan siapa-siapa,  namun kelak harus lebih diutamakan bahkan daripada kedua oran gtuanya.

Setiap manusia hanya mampu untuk terus berdoa, berproses dan berprogres dengan ikhtiar terbaiknya. Allah Swt. lah yang maha pengatur dengan segala ke-Agungannya mengajarkan kita untuk senantiasa bersabar dalam setiap penantian.

Bagikan
Post a Comment