Dengan Nama Apa
Oleh : Ratna Yunita Setiyani Subardjo*
Dengan nama apa engkau kan kupanggil,
Apakah ingin engkau kupanggil Salwa (pelipur laraku),
sehingga dengan bersamamu kan kuhibur diri ini
melewati sisa hidup di dunia
Apakah ingin engkau kupanggil Najwa,
agar supaya aku menyebut-nyebut namamu
dan membisikkannya dalam hatiku
sepanjang hidupku
Apakah ingin engkau kupanggil Laila,
agar kukembalikan kenangan si Majnun (Qais) yang mencintai Laila.
Walaupun cintanya hanya sebagian dari cintaku padamu
Tidak wahai kekasihku…
Saya akan menamaimu ana (saya),
karena engkau adalah saya, dan saya adalah engkau.
Kalau engkau berucap, kata hatiku yang engkau ucapkan.
Kalau aku berkeinginan, keinginanku yang engkau wujudkan.
Aku menyatu di dirimu, begitupun engkau
Jika sudah satu hati, maka segala rasa bisa saling merasa
Segala asa bisa saling mendoa
Segala daya bisa saling bersama
Itulah pasangan jiwa, dambaan setiap kita
Saat mampu untuk saling, tak ada lagi beda
Kita satu, ya satu hati, rasa, jiwa, dan karsa
Medio 17 Ramadhan 1441 H
*) Ratna Yunita Setiyani Subardjo, M.Psi., Psikolog : Dosen UNISA Yogyakarta, Koordinator LDP MCCC PP Muhammadiyah)
