f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
pikiran

Cantik Hati, Pikiran dan Tindakan

Bagi seorang perempuan masa kini, tentu tidak ingin jika derajat mereka dibedakan oleh laki-laki. Pikiran ini muncul sejak banyaknya kajian-kajian perempuan yang membahas soal kesetaraan gender maupun kajian-kajian isu tentang perempuan lainnya yang sering diadakan oleh forum-forum perempuan.

Sedangkan bagi sebagian kaum laki-laki yang belum memahami konsepsi kesetaraan, tentunya muncul dua pandangan antara pandangan positif dan negatif. Dalam pandangan positif, seorang laki-laki terbantu dalam menjalani tanggung jawab kehidupannya dengan kemandirian perempuan. Pandangan negatifnya, seorang laki-laki akan merasa minder atau bahkan diremehkan jika kemampuannya ter-cover oleh perempuan.

Hal ini bukan dimaksudkan untuk menilai mana yang lebih baik antara perempuan maupun laki-laki. Sebab Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan untuk berpasang-pasangan, yang artinya saling melengkapi satu sama lain. Hanya saja, keduanya memiliki perbedaan reproduksi, yang akan memengaruhi psikologisnya dan lain sebagainya.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim riset University of Zurich, menemukan bahwa otak laki-laki dan perempuan menunjukkan reaksi yang berbeda terhadap tindakan dermawan dan egois. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa tingkat dopamin perempuan lebih tinggi  saat mereka melakukan kebaikan, berbeda dengan laki-laki yang sama sekali tidak menghasilkan level dopamin.

Dengan pandangan lain banyak yang mengatakan bahwa laki-laki lebih menggunakan otak dan perempuan lebih menggunakan hati. Hal ini tidak ada yang salah. Artinya, kelebihan-kelebihan yang berbeda ini bisa saling melengkapi untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis. Harmonis bukan berarti dia yang paling cantik dan tampan.

Dalam tulisan ini, mari kita samakan persepsi cantik untuk perempuan, dan tampan untuk laki-laki yang diakibatkan oleh subjektivitas keindahan fisik.

Berbicara soal kecantikan, perempuan mana yang tidak ingin terlihat dirinya cantik?

Hari ini, banyak sekali produk kecantikan yang ditawarkan oleh beberapa perusahaan kecantikan dari luar negeri maupun dalam negeri. Mulai dari jenis sabun, kapsul, suntik, maupun obat-obatan lainnya. Kejadian ini memunculkan paradigma bahwa akhirnya cantik bisa by desain, tergantung  keinginan bentuk wajah yang seputih apa, bentuk hidung, bentuk mata yang setajam apa, dan bahkan ingin tubuh yang seperti apa. Semuanya bisa by desain. Hal ini tidak menutup kemungkinan juga dilakukan oleh laki-laki.

Baca Juga  HAM Perempuan Menurut Tariq Ramadan

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Carin Perilloux Soutuhwestern of University di Texas, kebanyakan dari laki-laki dalam hubungan jangka panjang, lebih memilih perempuan yang paras wajahnya cantik. Dan dalam hubungan jangka pendek laki-laki lebih memilih perempuan yang bertubuh seksi. Ini adalah klaim dari para peneliti laki-laki

Lantas bagaimana dengan hati, pikiran, maupun tindakan? Apakah ini mempengaruhi ketertarikan laki-laki memandang seorang perempuan?

Penulis belum menemukan penilitian yang sudah dilakukan dengan menggunakan variabel ketiga hal tersebut (hati, pikiran, tindakan) terhadap ketertarikan laki-laki terhadap perempuan. Namun, tidak dapat dipungkiri, dalam masyarakat kita hari ini, kebanyakan laki-laki akan memilih perempuan yang berwajah cantik. Dan seorang perempuan akan memilih pria yang tampan dan mapan.

Jika kita meneladari istri Rosulullah Saw, Aisyah R.A. Ia merupakan istri kesayangan Rosulullah yang cerdas, ia mampu meriwayatkan 297 hadis shahih dan 174 hadis muttafaq’alaih. Selain cerdas ia juga cantik. Rasulullah sering menyebutnya dengan sebutan khumaira.

Kenapa perempuan harus cerdas? Karena ia merupakan seorang ibu dari keturunannya. Dijelaskan dalam surat  An-Nisa ayat 9. “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang  lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraannya), oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur yang baik”.

Bagi seorang perempuan yang berilmu tentu akan mewujudkan pendidikan yang baik bagi anaknya dengan terus meningkatkan kapasitas pengetahuan. Seorang perempuan tentu tidak semata-mata ingin menjadi perempuan yang cantik dalam fisiknya saja, tetapi juga cantik dalam pengetahuan dan keilmuannya.

Cantik dalam keilmuan artinya ia mempunyai kemauan tinggi untuk terus belajar dan menuntut ilmu. Namun bukan untuk menjadi superior dalam keluarga. Sehingga stigma-stigma perempuan bekerja dan perempuan dengan pendidikan tinggi dapat dipatahkan oleh perwujudan kita dalam membangun keluarga. Lantas apakah cukup dengan wawasan yang tinggi? Tentu tidak, hati merupakan salah satu organ yang ada pada diri manusia yang mana tidak dapat dipungkiri dalam ungkapan isinya.

Baca Juga  6 Hadiah dari Allah untuk Orang-orang yang Sabar

Yang penulis temukan, kebanyakan dalam pendidikan anak-anak, seorang anak laki-laki akan di didik lebih kuat dan tangguh. Sedangkan perempuan dididik untuk lebih rendah hati dan sopan serta lembut. Ini yang  menjadi salah satu pengaruh kenapa perempuan lebih lembut isi hatinya dibandingkan laki-laki.

Sedangkan jika berbicara masalah hati, baik laki-laki dan perempuan adalah sama. Mereka memiliki perasaan dan niat yang berbeda-beda. Jika dibenturkan dengan nilai ketauhidan maka hati yang ikhlas akan mengatakan bahwa hidupnya hanya diperuntukkan untuk ibadah kepada Tuhan. Sesuai dengan apa yang kita ikrarkan dalam salat kita setiap hari bahwa sesungguhnya salatku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah semata. Jika hati serta niat yang ditujukan dalam rangka persembahan kepadanya maka semuanya akan dimudahkan.

Seorang perempuan terlihat cantik jika dalam hatinya bersih dari niatan-kiatan mungkar dan berisikan ikhtiar-ikhtiar kebaikan dan keikhlasan. Hati yang jernih akan memicu pikiran yang baik, dan melahirkan tindakan-tindakan yang baik. Seperti yang disabdakan Rasulullah “Tidaklah aku diutus dimuka bumi melainkan untuk menyempurnakan akhlak”. Prilaku yang baik menjadi aura kecantikan tersendiri bagi seorang perempuan. Sebaliknya, jika kita lebih-sering menyibukan diri pada hal-hal yang kurang baik, seperti ghibah misalnya. Hati kita mulai digerogoti kesakitan. Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Qoyyim Al-Jauziah, “Jika kamu tidak disibukkan dengan kebaikan maka engkau akan disibukkan dengan kebatilan”.

Hal ini menjadi penting bagi seseorang yang menyia-nyiakan waktunya hanya untuk kebatilan. Tidak hanya itu perempuan

Islam menempatkan posisi perempuan dengan sangat mulia. Perempuan adalah harta yang paling berharga bagi seorang laki-laki. Seperti yang disampaikan Rasulullah Saw “Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan adalah perempuan mu’minah”.  Karenanya, cantik bukan sekedar ada dalam wajah dan tubuh perempuan. Namun ketulusan hati, kekuatan pikiran dan kebaikan. Menjadi cantik bagi seorang perempuan dan hijab bukan sekedar ada pada  luar tubuh perempuan melainkan ada pada hatinya.

Bagikan
Post a Comment