f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
janji Allah sedekah

Janji Allah Kepada Orang yang Bersedekah

Kita semua tahu, bahwa sedekah atau menyisihkan sebagian harta yang kita miliki kepada orang lain merupakan perbuatan yang mulia. Membantu orang-orang yang membutuhkan, menolong orang yang sedang kesusahan, menyisihkan sebagian makanan kepada tetangga dan sebagainya. Apalagi di akhir tahun 2021 ini, begitu banyak musibah yang datang silih berganti.

Tentu sedikit uluran tangan kita untuk membantu saudara kita yang tertimpa musibah sangat dinanti-nantikan oleh mereka. Baik secara langsung terjun membantu korban bencana, maupun tidak langsung dengan memberikan sumbangan. Itu semua adalah bentuk kebaikan yang kita akui kebenarannya, namun tidak sedikit yang merasa berat dalam melaksanakannya.

            Allah telah berfirman dalam surah Fatir ayat 29 dan 30,

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُوا۟ مِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَٰرَةً لَّن تَبُورَ◌ لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضْلِهِۦٓ ۚ إِنَّهُۥ غَفُورٌ شَكُورٌ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.”

Dari ayat di atas, Allah Swt menjanjikan tiga hal kepada orang yang senantiasa berinfak dan bersedekah. Di antara janji Allah Swt tersebut adalah; Tijaaratan Lan Tabuur (perniagaan yang tidak akan merugi), Liyuwafiyahum Ujuurahum (menyempurnakan bayaran untuk mereka), Wa Yaziidahum Min Fadhlihi (menambahkan karunia untuk mereka).

Begitu mulianya sedekah, sehingga Allah Swt. memberikan begitu banyak janji-Nya kepada orang-orang yang mampu dan mau melaksanakan. Tentu ini semua menjadi ladang kita untuk beramal di dunia sebagai bekal kita nanti di akhirat. Selain itu, dengan sedekah kita juga menolong banyak nyawa akibat korban bencana. Sedikit harta yang kita sisihkan mungkin terasa tidak ada apa-apanya, namun dengan sedikit itu ada nyawa yang tertolong, dengan sedikit itu ada nyawa yang bisa minum, dengan sedikit itu ada nyawa yang mendapat pengobatan, dan dengan sedikit itu ada nyawa yang mendoakan kebaikan untuk kita semua.

Baca Juga  Teladan Sedekah dari Abu Bakar
Janji Allah Swt

Di antara tiga janji Allah Swt kepada hamba-Nya yang mau bersedekah, akan diuraikan untuk dapat dipahami dan dimengerti dengan baik. Janji yang pertama adalah Tijaaratan Lan Tabuur (perniagaan yang tidak akan merugi).

Ketika kita ikhlas mensedekahkan harta yang kita miliki, maka dengan izin Allah Swt kita tidak akan merugi sebab harta yang telah kita berikan. Dalam kondisi yang seperti ini, bencana muncul di mana-mana, korban berjatuhan, sulit mendapatkan kebutuhan sehari-hari, sekedar makan saja sulit bagi sebagian orang. Perlu andil kita semua untuk membantu mereka. Oleh sebab itu, sudah selayaknya kita sebagai umat Islam yang beriman mengetuk pintu hati untuk menyisihkan sebagian harta. Karena sejatinya, harta yang kita miliki dan kita kumpulkan pun adalah titipan Allah Swt. Keikhlasan dalam diri kita untuk bersedekah, tidak akan membawa kemiskinan di masa mendatang. Sebagaimana sabda Nabi Saw, “Demi Allah Swt, tidak akan pernah berkurang harta karena sedekah”.

Janji Allah Swt yang kedua kepada seseorang yang senantiasa bersedekah  adalah Liyuwafiyahum Ujuurahum (Allah menyempurnakan bayaran untuk mereka).

Secara kuantitas, harta yang kita miliki memang terlihat berkurang ketika kita sedekahkan. Akan tetapi, Allah Swt. menjanjikan upah yang sempurna kepada seseorang yang bersedekah. “Ujuur” dalam bahasa sehari-hari kita berarti upah atau bayaran, sehingga jika difahami lebih dalam Allah Swt akan menyempurnakan upahnya kepada seseorang yang bersedekah.

Ketika seseorang mendiamkan hartanya untuk disimpan, maka harta itu selamanya akan tetap sama, tidak berkurang maupun bertambah jumlahnya. Akan tetapi, ketika seseorang mampu mensedekahkan harta yang dimiliki, Allah Swt. akan menyempurnakan upah atau bayaran kepadanya. Dengan begitu, jelas sabda Nabi Saw di atas bahwa tidak akan berkurang harta karena bersedekah, bahkan Allah Swt sempurnakan bayarannya. Inilah kebaikan-kebaikan yang muncul dari sedekah yang Allah Swt. janjikan kepada hamba-hamba-Nya.

Baca Juga  Ramadan Tiba, Bagaimana dengan Bacaan Al-Qur’an Kita?

Janji Allah Swt yang ketiga adalah Wa Yaziidahum Min Fadhlihi (Allah menambahkan karunia untuk mereka).

Janji Allah Swt yang ketiga kepada seseorang yang bersedekah adalah akan ditambah karunia untuk mereka. Dalam ayat di atas Allah Swt. tidak menyebutkan seperti apakah karunia yang diberikan. Namun, inilah yang menjadi kejutan dan hadiah dari Allah Swt. kepada hambanya yang bersedekah. Karunia yang Allah Swt berikan tanpa kita ketahui sebelumnya, bisa dalam bentuk kebahagiaan, kesehatan, kehormatan, kemuliaan keluarga, ketenangan hati, dan sebagainya.

Inilah tiga janji Allah Swt. kepada hamba-Nya yang mau bersedekah. Juga menjadi salah satu cara mendapatkan keuntungan dan kebaikan yang berlipat ganda dari Allah Swt, yaitu dengan infak fisabilillah (berinfak atau bersedekah karena Allah) baik secara sembunyi-sembunyi maupun secara terang terangan.

Wallahua’lam bisshawab

Bagikan
Post a Comment