f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
dianty rosirda

7 Tips agar Menjadi Menantu Idaman

Berbicara mengenai jodoh kadang merupakan hal yang menyesakkan. Apalagi, masyarakat Indonesia memiliki keunikan tersendiri dalam menentukan kriteria jodoh. Oleh karena itu, jangan sampai kebahagiaan menjelang pernikahan terkubur karena tidak mampu memenuhi kriteria sebagai menantu idaman.

Berikut 7 tips yang perlu Rahmania ketahui agar kriteria menantu idaman dapat disematkan di dada.

1.      Memperhatikan dan Taat Menjalankan Ibadah Agama.

Calon mertua akan memperhatikan agama calon menantunya. Hal itu agar tidak ada perbedaan persepsi dalam menetapkan tujuan pernikahan. Mertua tentu ingin dapat beribadah bersama cucu-cucu mereka kelak. Bila memiliki agama dan kepercayaan yang sama dengan calon mertua, tentu lebih mudah mengambil hatinya. Jadilah ahli ibadah. Taat menjalankan perintah agama, baik saat ada mertua di sampingmu maupun tidak.

2.      Menghargai Orang Tua

Kemampuan menghargai orang tuamu sendiri adalah salah satu tanda kesiapanmu menjadi menantu yang baik. Orang tua bisa saja mempunyai kesalahan, menyakiti hati, menyinggung perasaan, bahkan menjadi orang pertama yang menghalangi keputusan penting dalam hidup. 

Berselisih dengan orang tua adalah hal yang wajar terjadi. Kedewasaan dan kontrol diri yang baik serta kemampuan menghadapi konflik, menunjukkan kualitasmu sebagai anak. Hargai keberadaan orang tua, dengarkan kritik dan masukan mereka, serta tempatkan orang tua sebagai sosok yang layak kita hormati. Bila hal itu sanggup kamu lakukan, maka menghargai mertua pun akan mudah dilakukan.

3.      Mengenal dan Menghargai Keluarga Besar

Menikah bukan hanya mempersatukan dua orang anak manusia, tetapi juga dua keluarga besar. Memahami kebiasaan dan aktivitas rutin yang dilakukan keluarga besar pasanganmu akan membuatmu mudah berbaur dengan mereka. Jadilah pribadi yang ramah, dewasa, mudah tersenyum, ringan tangan, dan karismatik (menyenangkan). Sigaplah membantu tanpa harus diminta. Pribadi yang sulit membaur, senang mencari perhatian berlebihan, sulit kompromi dan egois, serta malas akan membuatmu tidak disukai.

Hal itu bisa dilihat sejak masih lajang, lo! Bagaimana sikapmu terhadap keluarga besarmu sendiri, mencerminkan sikapmu terhadap keluarga besar pasanganmu kelak. Ayo, berubah menjadi lebih baik!

Baca Juga  Tetap Selow dalam Situasi Menjengkelkan

4.      Menyukai Anak Kecil

Menantu yang suka anak kecil lebih disukai calon mertua, lo! Ingat, saat kamu masuk dalam kehidupan pasanganmu, harapan utamanya adalah kehadiran seorang cucu. Kebiasaan menjaga dan bermain dengan adik-adik dan saudara-saudaramu akan tercermin pada sikapmu. Mertuamu sangat pandai menilai bila kamu nampak pura-pura atau tidak suka anak kecil. Mulailah dari keluarga kecilmu sendiri, ya. Saat kamu nyaman berada bersama mereka, akan mudah mengambil hati anak-anak kecil di sekeliling keluarga besar pasanganmu.

5.      Menjaga Penampilan

Menjaga penampilan fisik sangat penting. Orang yang baru pertama kali bertemu akan memandang penampilan fisik. Mereka belum bisa menilai karakter dari sifat dan watak. Menjaga penampilan bukan berarti harus tampil mewah. Penampilan sederhana tetapi bersih dan rapi, sesuai dengan kondisi dan bersahaja, akan menjaga citra diri Rahmania.

6.      Memiliki Pekerjaan dan  Mapan

Menantu yang sudah bekerja dan hidup mapan akan sangat dihargai oleh calon mertua. Meskipun tidak semua calon mertua memberikan syarat tersebut, tetapi mereka akan merasa nyaman bila sang menantu laki-laki sudah mapan. Ukuran kemapanan setiap calon mertua berbeda. Memiliki pekerjaan tetap, bisa saja sudah dianggap mapan. Namun, ada juga mertua yang menambahkan syarat agar menantu laki-lakinya sudah memiliki rumah dan kendaraan.

Bagaimana posisi sebagai calon menantu perempuan? Seringkali mertua memiliki keinginan sebaliknya. Menantu perempuan yang memilih menjadi ibu rumah tangga, kadang sering disukai. Mertua memiliki harapan besar untuk segera menimang cucu. Tapi, saat ini banyak juga mertua yang ingin memiliki menantu perempuan yang juga aktif bekerja dan berkarya.

7.      Memperhatikan Asal Suku dan Adat Istiadat.

Inilah salah satu keunikan calon mertua di Indonesia. Keragaman suku dan adat istiadat di Indonesia memperkaya ragam kebudayaan masyarakat. Namun di sisi lain, hal itu dapat menghambat proses menuju pernikahan. Betapa tidak, masih banyak calon mertua yang menetapkan syarat suku tertentu terhadap calon menantunya. Sebaliknya, menolak suku tertentu untuk masuk dalam keluarganya. Memperhatikan asal suku bangsa calon mertua dan mengetahui adat istiadat yang kuat digenggam, akan membantumu mengambil hati calon mertuamu.

Baca Juga  Anak Takut Cukur Rambut ? Begini Tips Atasinya

Tidak sulit ‘kan menjalankan ketujuh tips tersebut? Lakukan hal tersebut saat lajang sehingga menjadi kebiasaan baik yang akan membuatmu menjadi menantu idaman kelak.

Bagikan
Comments
Post a Comment