Bumi ini sedang dihadapkan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Kondisi di mana kita dituntun untuk hanya diam di rumah. Virus Covid-19 yang sudah menyebar di berbagai negara membuat resah seluruh kalangan masyarakat, dari mulai pejabat pemerintah hingga masyarakat biasa.
Hal itu dapat dilihat pada kondisi perekonomian saat pandemi ini sangat memprihatinkan. Banyak pedagang kaki lima yang terpaksa tutup karena adanya jam malam; ada juga ditutup karena penerapan social distancing untuk mengurangi penularan Covid-19.
Tak hanya pedagang kaki lima saja, banyak pedagang-pedagang pasar yang tutup karena takut akan virus. Di sektor perusahaan juga banyak orang yang kena PHK.
Seiring berjalannya waktu, pemerintah mulai memunculkan bantuan-bantuannya. Namun, semua itu terkadang masih kurang bagi beberapa orang. Mereka memutar otak untuk memikirkan agar saat situasi seperti ini mereka masih tetap dapat mendapatkan penghasilkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Sejak saat itu mulailah banyak bermunculan ide-ide usaha baru yang dijalankan pada masa pandemi seperti sekarang ini. Seperti yang pernah saya lakukan pada beberapa bulan awal saat work from home mulai dijalankan.
”Bu, kalau Dinda jualan online boleh?” Tanyaku pada ibu.
“Boleh, mau jual apa kamu, Nduk?” respon ibu yang membuatku mulai berpikir apa yang harus ku jual untuk menambah uang jajan.
Saat itu saya melihat apa yang sekiranya lingkungan saya mulai minati, melihat ide-ide dari social media, dan memperhitungkan kemungkinan pelung terjualnya produk yang akan saya jual tersebut. Banyak teman saya yang sudah mulai berjualan online.
Tak hanya anak-anak muda saya tetapi ibu-ibu yang berjualan online juga. Yang diperjual belikan saat ini sangat banyak dari mulai masker yang sekarang menjadi kebutuhan pokok kita saat ini, face shield, hingga makanan.
Dari segala pertimbangan yang dilakukan dengan orang tua saya, saya lebih memilih berjualan makanan dengan sistem penjualan COD (Cash On Delivery). Setelah mulai dipromosikan tak diduga, banyak yang memesan dan laku terjual banyak.
Membaca Peluang
Berdasarkan keadaan pada masa pandemi saat ini, banyak orang yang hanya berdiam diri di rumah dan lebih memilih untuk merawat diri; fokus dalam pekerjaan; dan yang pasti untuk menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga di rumah. Dilihat dari keadaan tersebut peluang yang paling besar dalam membuka usaha saat ini adalah makanan.
Makanan yang dijual dapat berupa jajan kecil atau yang biasa kita sebut snack hingga makanan utama seperti yang biasa kita makan. Namun, yang lebih diminati adalah makanan yang berupa jajanan kecil atau snack karena saat ini banyak orang yang work from home yang sangat membutuhkan jajanan kecil untuk teman pendamping saat mengerjakan tugas-tugasnya, dan juga saat ini waktu berkumpul dengan keluarga lebih banyak, pasti banyak kegiatan bersama keluarga. Biasanya saat kita berkumpul dengan keluarga, pasti sambil ngemil jajan supaya lebih asik lagi.
Tak hanya makanan, kita juga bisa menjual masker yang sekarang ini sangat dibutuhkan dan dapat dikatakan menjadi kebutuhan pokok sehari-hari. Kemanapun kita pergi harus menggunakan masker untuk melindungi dan menjaga kesehatan diri kita dan orang lain. Sekarang banyak orang yang mencari masker yang bermotif sesuai trend sekarang, seperti misalnya motif tie dye.
…
Pada saat ini, kita tidak bisa mengandalkan bantuan pemerintah terus menerus. Oleh karena itu, kita harus berusaha untuk bekerja supaya mendapatkan biaya untuk mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk keadaan sekarang ini, usaha yanga paling cocok adalah berjualan makanan atau masker dengan sistem COD (Cash On Delivery). Sistem ini memudahkan pelanggan tanpa harus keluar rumah untuk mendapatkan barang yang ia inginkan. Sesuai seperti keadaan saat ini, masyarakat dihimbau untuk mengurangi kegiatan di luar rumah.
Oleh karena itu, COD sangatlah membantu. Untuk produk yang dijual adalah makanan, terutama makanan kecil atau snack karena banyak orang yang lebih memilih makanan ringan untuk menemani waktu kegiatannya saat di rumah. Masker juga dapat menjadi produk yang dapat kita jual saat ini karena sudah menjadi kebutuhan utama kita saat ini, sehingga banyak orang yang membutuhkan.
Berani Mengambil Resiko
Untuk memulai suatu usaha, kita harus berani mengambil resiko karena saat nanti menjalankan usaha kita tidak akan selalu mulus sesuai keinginan kita. Kita tidak usah takut ketika produk yang kita jual belum ada yang membeli. Kita tidak boleh ragu dalam memulai sesuatu usaha.
Untuk mengatasi keraguan jika tidak laku kita bisa menggunakan sistem penjualan pre-order. Kemudian kita harus melihat peluang yang ada. Seperti keadaan saat ini, melihat dari kemungkinan yang ada peluang terbesar adalah berjualan masker dan makanan ringan.
Tak lupa, kita juga harus bisa memperhitungkan modal yang kita butuhkan dan laba yang kita inginkan. Jangan sampai kita bisa melihat peluang tetapi tidak bisa memperhitungkan modal dan labanya.
Tak hanya itu, untuk membuat sebuah bisnis kita juga harus kreatif dalam berkarya. Bukan sekedar kreatif dalam menciptakan produk yang akan kita jual tetapi juga dalam mempromosikan produk yang akan kita jual. Dengan promosi yang menarik para pelanggan akan tertarik pula untuk membeli produk kita.
Ketika sudah ada yang membeli produk kita jangan lupa untuk mempublikasikannya sebagai testimoni pelanggan. Testimoni ini sangat mempengaruhi bisnis kita selanjutnya. Testimoni ini membuat calon pelanggan percaya dan yakin dengan produk kita.
Bagaimana? Apakah kalian sudah mulai ada rasa ingin membuka bisnis? Jangan segan untuk mencoba ya!
Mahasiswa di Universitas Sebelas Maret Surakarta, asal Pemalang. Mulai gemar menulis sejak awal tahun 2020.
