f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
berumah tangga

Urgensi Berilmu Sebelum Berumah Tangga

Menikah adalah sebuah fase baru dalam hidup seseorang yang telah menjadi manusia dewasa. Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan seseorang dikatakan telah siap menikah. Salah satunya adalah tentang ilmu yang menjadi bekal untuk melangkah menuju pernikahan. Kali ini penulis akan membahas mengenai urgensi berilmu sebelum berumah tangga. Yuk belajar sama-sama di artikel ini 🙂

Materi ini pernah dibahas oleh Pak Ario Muhammad, PhD., founder dari Edufic.id. Ada sebuah quotes menarik tentang pernikahan, seperti perkataan Darlene Schacht berikut ini.

“Marriages, like a garden, take time to grow. But the harvest is rich unto those who patiently and tenderly care for the ground.” –Darlene Schacht

Pernikahan ibarat tumbuhan di taman yang dirawat oleh dua insan, yaitu suami dan istri. Untuk tumbuh dengan baik, tumbuhan perlu dirawat dan dijaga sedemikian rupa. Yang dalam prosesnya, membutuhkan waktu dan kesabaran agar tumbuhan itu terus tumbuh serta bunganya bermekaran indah, memetik hasil panen dari apa yang mereka tanam dan rawat bersama selama ini.

Waktu dan kesabaran yang dibutuhkan untuk merawat pernikahan ini juga perlu dibarengi dengan ilmu. Maka ketika seseorang memutuskan ingin menikah, ada ilmu yang dipelajari untuk menata kesiapan diri dan hati melangkah ke jenjang yang lebih serius yaitu berumah tangga.

Ilmu Sebelum Berumah Tangga

Menurut Pak Ario, ada empat ilmu yang perlu seseorang siapkan sebelum berumah tangga.

1.   Ilmu tentang dirimu

Ilmu yang perlu disiapkan sebelum menyambut pasangan hidupmu adalah memahami tentang dirimu sendiri. Bahkan ilmu ini sebenarnya sangat penting dalam sebuah hubungan dengan siapa saja. Kamu tahu apa kelebihan, kekurangan, hal yang membuatmu bahagia, hal yang membuatmu terluka, tahu cita-citamu, dan segala sesuatu tentang dirimu.

Baca Juga  Sebelum Bersama Atau Berpisah, Ingat Ini!

Saat kamu tahu betul siapa dirimu, maka berbagai perbedaan, persamaan, atau masalah yang ada di luar diri pasti lebih bisa dikondisikan dan diselaraskan dengan diri. Saat belum bisa memahami diri sendiri, bagaimana bisa memahami orang lain? Maka ilmu ini menjadi penting untuk dipelajari.

“Once you know who you are, you don’t have to worry anymore.” -Nikki Govanni.

2.   Ilmu memilih pasangan hidup

Saat memilih pasangan, tentu kamu punya kriteria atau kecenderungan apa yang ada pada diri pasangan serta berbagai hal yang dipertimbangkan. Menurut Pak Ario, pilihkan pasangan berdasarkan pada visi hidupmu, yaitu visi dunia dan akhirat. Bukan berdasarkan pada takaran dunia, seperti fisik, harta, dan tahta. Ibarat tanah, pernikahan adalah tempat kita untuk membuat “taman surga” di dunia.

Ilmu memilih pasangan memang tidak sederhana seperti kelihatannya. Mungkin ada banyak pertimbangan yang menjadi acuan masing-masing orang. Namun yang paling penting, dalam sebuah hadits juga telah disampaikan bahwa:

“Wanita itu dinikahi karena empat hal, karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung.” (HR Bukhari).

Pertimbangan yang paling penting dalam hal ini adalah tentang agama.

3.   Ilmu pernikahan

Ilmu yang tidak kalah penting berikutnya sebelum berumah tangga adalah ilmu tentang pernikahan. Dalam hal ini mencakup tentang ilmu komunikasi, bagaimana menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan dan juga keluarga besar. Kemudian ilmu untuk mengelola finansial, baik peran sebagai suami dalam mencari nafkah dan istri sebagai bendahara rumah tangga.

Ilmu mengenai kepribadian dan mental training juga perlu dipelajari agar bagaimana caranya setiap anggota keluarga tetap waras dalam menjalani aktivitasnya setiap hari. Dua orang yang mungkin dan kebanyakan memiliki kepribadian yang berbeda bahkan bertolak belakang, disatukan dalam satu rumah tangga pasti akan terjadi beberapa penyesuaian dan butuh saling memahami satu sama lain.

Baca Juga  Simbiosis Parasitisme dalam Pernikahan Siri

Maka butuh disiplin serta konsistensi untuk bisa bertahan dalam pernikahan. Ilmu tentang pernikahan ini bukan hanya menjadi hal yang penting untuk dipelajari sebelum melangkah berumah tangga, tetapi seiring berjalannya waktu selama menikah, pengetahuan ini perlu diupgrade setiap saat untuk merawat cinta dan hiruk pikuk kehidupan rumah tangga.

4.   Ilmu parenting

Ilmu parenting juga sangat penting dipelajari untuk menjalankan peran baru sebagai ayah dan ibu. Hal ini menjadi upaya untuk mempersiapkan diri dalam mendidik anak. Jangan sampai kita gagal dalam mendidik anak. Maka ilmu ini perlu disiapkan jauh-jauh hari bahkan sebelum peran itu benar-benar nyata datang menghampiri.

Salah satu buku yang bisa jadi referensi mendalami ilmu parenting ini adalah “Prophetic Parenting, Cara Nabi Mendidik Anak” yang bisa jadi bekal untuk kamu dan kita semua menyiapkan peran terbaik di masa depan dalam mendidik anak.

Demikian sedikit pembahasan tentang topik berilmu sebelum berumah tangga. Semoga sedikit membantumu dalam memantapkan pilihan untuk memasuki babak baru dalam kehidupanmu yaitu pernikahan. Karena setiap peran akan diminta pertanggungjawaban. Jadi yuk dipersiapkan dengan sebaik-baiknya persiapan.

Bagikan
Post a Comment