Merasa Tidak Berguna? Berikut Cara Mengapresiasi Diri Sendiri
Pernah tidak sih, kalian merasa apa yang sedang kalian lakukan saat ini tidak berguna dan tidak ada artinya buat orang lain?
Mungkin, bagi kebanyakan orang pernah merasakan perasaan yang sama. Kadang saya pun juga merasa begitu, jika disandingkan dengan orang yang lebih hebat dalam suatu forum tertentu pasti selalu saja menilai diri kita lebih rendah dari orang lain.
Menjadi hal yang wajar saja sih karna itu sifat manusiawi. Tapi kemudian saya berpikir; kalau saya menilai diri sendiri rendah, maka saya tidak boleh membiarkan orang lain menilainnya dengan rendah. Artinya yang boleh menilai diri kita adalah dari diri kita sendiri baru orang lain.
Lalu, bagaimana cara kita mengubah sudut pandang kita bahwa diri kita itu punya value yang lebih dibandingkan yang sebelumnya?
Nah, pada tulisan saya kali ini saya akan memberikan cara untuk mengapresiasi diri sendiri. Sehingga tidak ada lagi dari kalian yang merasa “Aku kan cuma…” memberikan statement “aku kan cuma..sekertaris…tukang ngatur-ngatur..” Itu adalah ucapan yang bisa jadi doa dan upaya kamu.
Coba bayangkan sejenak, kalau kamu punya sebuah komunitas, tapi di dalam sebuah komunitas itu tidak ada admin sosmed dan layouter, pasti komunitas kamu nggak bakal jalan.
Jadi apapun itu, semuanya sudah memiliki perannya masing-masing. Seperti halnya sebuah bangunan, ketika bagian terkecil bangunan itu tidak ada, maka bangunan itu akan roboh. Nah mulai sekarang aturlah narasi dalam hidupmu dan rubah sudut pandang hidupmu menjadi lebih positif.
Jadi untuk apa kita sering menganggap diri kita bukan apa-apa?
Akibat narasi dan sudut pandang yang salah bisa membuat hidup kita berantakan. Kita seperti kehilangan tujuan dan merasa diri kita bukan apa-apa di dunia ini. Nah, apa yang terjadi kalau dalam sebuah proses bisnis tidak ada seorang admin; yang kamu pikir itu adalah sebuah pekerjaan biasa, tapi justru menentukan pelayanan pelanggan.
Artinya kalau kita selalu membandingkan apa yang kita kerjakan dengan orang lain, kita selalu melihat diri kita lebih kecil, dan melihat apa yang orang lain miliki lebih besar. Padahal setiap orang itu punya gambaran yang lebih besar dari apa terlihat.
Kalau bukan diri kita yang memberikan value terhadap diri kita sendiri, maka jangan pernah salahkan orang lain yang memberikan value terhadap dirimu. Artinya peganglah kendali atas value tersebut.
Tidak ada yang berhak menilai apapun selain diri kita sendiri. Maka hargailah nilai kamu setinggi-tingginya.
Nah, coba bayangkan jika kamu seorang panitia di sebuah acara, tapi kamu merasa bagian ini tidak begitu penting. Sehingga yang ada kamu akan menganggap remeh posisi itu dengan sikap malas.
Kalau sudah demikian, kamu tidak akan bisa maksimal dalam mengerjakan apapun. Padahal nih, kamu punya potensi lainnya yang bisa kamu kembangkan dan maksimalkan pada posisi itu.
Ingat, semua orang punya peran yang sama walaupun porsinya berbeda. Apa yang terjadi jika disebuah ruangan menjadi ‘paling’ semua? Maka, tidak ada kesalingan.
Tidak ada kata paling kalau semua orang punya potensi yang sama, artinya apapun pekerjaan kamu percayalah kalau peran kamu besar. Yang perlu kamu pikirkan adalah tugas dan porsinya yang mungkin belum saatnya dengan yang lain.
So, mulailah apresiasi dirimu sendiri ketika kamu bukan apa-apa dan menjadi insecure.
Belajarlah untuk mengapresiasi setiap gerak-gerik kamu. Stop membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain!
Mahasiswa IAIN Salatiga Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
