Kontributisi Perempuan, Keadilan Gender dan Wacana Penghulu Perempuan di Indonesia

penghulu perempuan

Perempuan merupakan suatu bagian yang tidak dapat terpisahkan dari sebuah peradaban (Lailatuzz, 2018: 249). Sebab perempuan memiliki peran strategis dalam membangun peradaban suatu bangsa. Peran kontributif mendasar perempuan sebagai ibu, istri dan orang tua sudah menjadi fakta yang tidak dapat terbantahkan. Seiring berkembangnya zaman, peran perempuan tidak hanya sebatas mengurus anak, suami dan keluarga saja. … Read more

Pernikahan Dini, Kehamilan dan Abainya Negara

pernikahan dini

Pernikahan dini akibat kehamilan di lura nikah mengalami peningkatan di Indonesia. Berdasarkan data permohonan dispensasi nikah (Diska), pada tahun 2022, ada permohonan sebanyak 15.212 kasus di Jawa Timur. Menurut Ketua Lembaga Perlindungan Anak di Jawa Timur, Anwar Solikin, dari sekian banyak pengajuan dispensasi nikah bagi anak-anak, sekitar 70 persennya disebabkan karena mereka telah hamil terlebih. … Read more

Politikus Perempuan Indonesia di Pemilu 1955 (2)

politikus perempuan

Nama lain yang juga tak kalah penting di Masyumi adalah Ny. Sukaptinah. Latar belakangnya kontras dengan Rahmah El-Yunusiyah – Ny. Sukaptinah lahir dan besar di pergerakan politik nasional. Beliau sudah aktif di “Persaudaraan Islam” (“Jong Islamietenbond“) masa pergerakan, dan terlibat dalam Persatuan Wanita Indonesia. Keaktifan beliau dalam gerakan perempuan ini kemudian menjadikan beliau terlibat sebagai … Read more

Politikus Perempuan Indonesia di Pemilu 1955 (1)

politikus perempuan

Ketika mempelajari sejarah politik Indonesia di awal kemerdekaan, citra yang seringkali terpampang di benak kita adalah bahwa sejarah politik Indonesia adalah sejarah perjuangan bapak-bapak. Jika tidak disuguhi sejarah bambu runcing dan mesiu, kita mungkin akan menemukan perdebatan para politikus laki-laki melawan pegawai kolonial Belanda yang juga laki-laki. Selepas pengakuan kemerdekaan, citra ini tidak hilang. Kerap … Read more

Nasyiatul Aisyiyah dan Gagasan Kesetaraan

nasyiatul aisyiyah

Kelahiran Nasyiatul Aisyiyah pada 1931 silam sesungguhnya dapat ditinjau sebagai respons yang Muhammadiyah lakukan atas kesadaran kesetaraan gender. Pada masa-masa itu, posisi laki-laki dan perempun sungguh beda—dan dibedakan. Perempuan bukanlah pilihan utama, ia acap dikesampingkan, lebih-lebih dalam urusan-urusan umum dan melibatkan khalayak ramai. Praktik diskriminasi dan ekploitasi terhadap perempuan semenjak era prakemerdekaan dinilai sebagai pintu … Read more

Teori Performativitas : Seks dan Gender Sama dengan Konstruksi Budaya?

teori performativitas

Menurut konstruksi budaya yang berkembang, menyatakan bahwa seks adalah kodrat alamiah sejak manusia di lahirkan. Sedangkan gender adalah sebuah konstruksi masyarakat yang diciptakan. Hal tersebut juga dijelaskan Gould (1997) yang mendefinisan seks sebagai biologis dan gender sebagai konstruksi budaya. Namun berbeda dengan Judith Pamela Butler melalui bukunya yang berjudul Gender Trouble. Butler melakukan kritik terhadap … Read more

Media Sosial dan Pendidikan Islam

sosial

Dewasa ini media sosial kian hari kian terlihat perkembangannya. Saking perkembangannya cukup pesat semua orang menggunakan media sosial sebagai ajang untuk membentuk wahana pendidikan, baik itu pendidikan umum maupun pendidikan Islam. Nyatanya para pendidik sering kali menggunakan media sosial dalam proses belajar mengajar secara daring. Namun media sosial juga membawa dampak baik itu dampak baik … Read more

Idealisme Guru Muda: Mengajar di Sekolah Negeri atau Swasta

guru muda

“Jiwa idealisme pemuda yang perlu selalu dijaga, karena hanya ini satu-satunya yang paling berharga melebihi mutiara”. Petuah sang legenda Tan Malaka yang saya rasa masih relevan untuk masa sekarang. Meskipun, dalam keseharian terkadang menggerus paksa idealisme yang kita tanam karena takut pada hari esok mau bergaya seperti apa? (karena enggak ada uang). Pilihan dilematik dihadapkan … Read more