f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
buah hati

Ayah-Bunda Siapkan 5 Hal Berikut Saat Menyambut si Buah Hati

Pernikahan adalah salah satu anugerah terbesar sekaligus moment terindah yang dihadiahkan Sang Pencipta untuk manusia. Sebuah bingkisan indah dalam kehidupan sekaligus puncaknya kenikmatan duniawi, tanpanya tak akan ada warna-warni dalam hidup yang sedang kita jalani ini. Ibnu Jauzi mengatakan: “Puncak kenikmatan duniawi terbagi dua (1)puncak kenikmatan fisik dan puncak kenikmatan akal. puncak kenikmatan fisik adalah menikah. Sedangkan puncak kenikmatan akal adalah ilmu agama. Siapa yang mendapatkan dua puncak kenikmatan di atas ketika dia hidup di dunia sungguh di telah mendapatkan seluruh kenikmatan duniawi.” (Shaidal-Khathir/190.)

Pernikahan  adalah salah satu intan permata penuh kilau kebahagiaan dalam dunia ini yang didambakan banyak pasang mata untuk bisa menjalani fase hidup berumah tangga ini. Dan masuklah Rahmania ke dalam fase pernikahan ini dan menjalani indahnya bahtera rumah tangga tak lama setelah itu. Setahun, dua tahun atau pun beberapa tahun lamanya Sang Maha Pemurah memberikan lagi bingkisan lain yang tak kalah indahnya dari pernikahan; yaitu berupa sebuah mahakarya terindah yang pernah ada di muka bumi ini, sebuah ornamen ciptaan yang tak ada bandingannya. Ia sangat halus, begitu membawa daya tarik setiap pasang mata yang melihatnya, dan begitu sangat sempurna sebagaimana Firman-Nya:

 “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,” (At-Tin/95:4)

Ia begitu suci tanpa pengaruh ideologi apapun sebagaimana sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam: “Setiap anak yang lahir dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah).” (H.R. Bukhari-Muslim)

Ia bagai fotokopi cerminan diri Rahmania namun dengan print-out yang lebih cerah sempurna dan penuh warna. Ia semacam cermin yang menghasilkan pantulan bayangan yang jauh lebih baik dari diri Rahmania, obsesi dan cita-cita yang belum sampai. Ialah yang akan menuntaskannya.

Baca Juga  Cari Jodoh Kayak Cari Jarum di Tumpukan Jerami ?

Itulah buah hati kecil penyejuk mata, anak darah daging kita, buah cinta kasih sekaligus pelengkap paling berharga dalam rumah tangga, dengan kehadirannya maka bertambah indah lah bahtera rumah tangga yang tengah kita jalani.

***

Buah hati yang kini begitu didambakan banyak pasang mata merupakan sebuah amanah yang wajib dipikul para ayah-bunda. Ia adalah satu-satunya aset bergerak yang tak ternilai harganya, bisa diandalkan ketika apapun tak bisa lagi untuk diandalkan. Sebagaimana sabda Nabi shallahu ‘alaihi wasallam : “Apabila seorang manusia meninggal, maka terputuslah semua amalnya, kecuali tiga hal; sedekah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakannya”. (H.R.Muslim)

Oleh sebab itulah menjadi sangat perlu bagi kita untuk mempersiapkan diri sebelum menjadi orang tua sesungguhnya; agar kita benar-benar menjadi orang tua yang sukses dalam membesarkan dan mendidik anak kita kelak.

Kesiapan untuk menjadi seorang ayah-bunda sangat perlu dilakukan, karena memiliki seorang anak merupakan tangungg jawab besar kedua orang tua yang harus di persiapkan sebaik mungkin. Berikut adalah tips dari penulis untuk bersiap menjadi orang tua:

1. Berdo’a

Berdo’a adalah kunci kesuksesan akan semua urusan dunia dan akhirat. Bukankah kita pun selalu berdo’a kepadanya setiap sholat yang kita lakukan minimal tujuh belas kali dalam sehari dengan do’a “tunjukilah kami jalan yang lurus” (Al-Fatihah/1:6). Dengan mengangkat kedua tangan ke atas langit disertai rasa harap yang tinggi dan ketundukan maka kita telah melakukan sebuah awal yang baik untuk melakukan hal yang ingin kita lakukan. Berdoa kepada Sang Pencipta agar diberi kesiapan diri untuk mengemban amanah adalah langkah terbaik yang dilakukan. Kalau kita tahu dan menyadari bahwa semua urusan ada di tangan Allah Yang Mahakuasa, maka sudah seharusnya kita perbanyak berdoa setiap hari.

Baca Juga  Optimalisasi Peran Ibu sebagai Duta Pendidikan Toleransi dalam Rumah Tangga
2.Memilih pasangan yang baik agamanya

Langkah kedua yang harus dilakukan bagi calon ayah-bunda yaitu memilih pasangan hidup yang taat beragama. Karena ketika kita sukses memilih pasangan yang baik, maka secara otomatis kita telah mengambil langkah untuk memperbaiki generasi keturunan kita. Karena madarsah awal anak-anak kita nanti adalah kedua orang tua dan terkhusus adalah bunda. Jadi janganlah salah pilih pasangan, pilihlah pasangan yang paham akan syariat Allah ta’ala. Insyaallah dengan sebab ketaatan pasangan kita taat kepada Allah keturunan kita akan terkena dampak ke sholehan/sholehahannya

3. Mempersiapkankan mental, fisik dan finansial

Kesiapan mental harus di miliki bagi calon Ayah-Bunda. Rahmania harus sadar betul bahwa status Rahmania kini atau pun esok akan berganti menjadi orang tua, karenanya jadilah layaknya orang tua. Selain kesiapan mental kesiapan fisik pun harus disiapkan, karena nanti akan lebih banyak terjaga di kala malam serta akan banyak tenaga yang akan terkuras. Dan Kesiapan terakhir adalah  finansial, kesiapan ini tak kalah penting terkhusus untuk ayah sebagai penanggung jawab keluarga, maka perlu melakukan ancang-ancang sebelum hadirnya si buah hati.

4. Kedua orang tua wajib mengetahui hukum-hukum seputar pengasuhan dalam islam

Tips selanjutnya, wajib bagi kedua orang tua untuk mengetahui kewajiban yang harus dipenuhinya. Orang tua harus belajar tentang bagaimana seharusnya ia mengambil langkah setelah si buah hati hadir di kehidupan mereka berdua. Seperti orang tua harus, mencukur rambut bayi beberapa hari setelah kelahirannya, memberi nama yang baik, dan meng-aqiqah-inya. 

5. Mempersiapkan diri menjadi pendidik anak

Kewajiban orang tua adalah mendidik anaknya dengan penuh tanggung jawab. Sebagai calon orang tua maka ia harus mempersiapkan diri untuk bisa menjadi madrasah pertama terbaik bagi anak-anaknya kelak. Mendidik anak bukanlah hal yang mudah seperti yang kita bayangkan, melainkan semua butuh kepada persiapan serta pembekalan diri.

Baca Juga  Keutamaan Anak Sholeh dan Baik

Inilah tips seputar kesiapan menyambut hadirnya si buah hati yang penulis bisa bagikan kepada Rahmania sekalian. Semoga bermanfaat dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain kesiapan yang telah penulis paparkan masih sangat banyak persiapan yang lain yang perlu calon orang tua ketahui dan pelajari. Karena sejatinya anak adalah sesuatu yang perlu diperlakukan dengan penuh kelembutan dan keistimewaan.

Agar dapat memperlakukan anak dengan sebaik mungkin maka kedua orang tua yang harus belajar banyak, belajar dengan membaca buku, belajar dan bertanya tentang rekam jejak kedua orang tua yang telah membesarkan kita. Belajar dari pengalaman hidup sosok figur teladan dalam berinteraksi dengan anak, dan tentunya dengan membaca dengan penuh penghayatan terhadap ayat-ayat Allah ta’ala yang berkaitan tentang pendidikan anak.

Wallahu ta’ala a’lam…

Bagikan
Post a Comment