Alpha Female, Profil Perempuan Inspiratif
Alpha female, sebutan yang kerap dekat dengan remaja. Alpha female adalah seorang perempuan yang kuat, ulet, bekerja keras, dan percaya diri. Sebagai seorang perempuan kita sepatutnya bangga sekali tinggal di Indonesia, sebuah negara yang luar biasa memberi kesempatan bagi banyak putri bangsa untuk bersinar dengan prestasi. Masih banyak negara lain yang kaum perempuannya tidak memiliki kesempatan sebesar di Indonesia, bahkan perempuan harus mengalami perlawanan yang sengit saat mereka ingin maju.
Mengutip dari Ensiklopedia, “Alpha” adalah huruf pertama dari alfabet Yunani. Dan karenanya menandakan yang teratas. Mungkin banyak di antara remaja yang bertanya, apakah alpha female itu faktor keturunan atau bisa dilatih dan dikembangkan? Menjadi alpha female adalah pilihan. Pilihan untuk benar-benar bekerja keras untuk mendapatkan posisi alpha. Mereka yang belajar sungguh-sungguh saat mengerjakan tugas, baik di sekolah, kuliah, ataupun pekerjaan. Mereka yang akan mencurahkan perhatian dan kemampuan mereka sebaik-baiknya. Dan juga mereka yang akan menghabiskan waktu berjam-jam untuk meningkatkan keahlian mereka. Serta attitude yang baik juga sangat menentukan.
Salah satu goals yang harus remaja perempuan capai utuk menjadi alpha female adalah, be better and be happy with her self. Perempuan harus punya back up plan karena princess love story itu cuma ada di dongeng dan gak semua berakhir happily ever after.
Bekal yang pertama kali adalah pendidikan. Pendidikan bisa membuka pintu untuk bekerja dan mandiri secara finansial. Seorang perempuan boleh saja untuk memilih tidak bekerja, tetapi minimal dengan bekal pendidikan akademis yang baik, dia memiliki opsi untuk bekerja dan mandiri kalau situasi memerlukan.
Saat masih menjadi pelajar, seorang alpha female akan bertanggung jawab sebagai pelajar, yaitu belajar dan menuntaskan program studinya dengan baik. Yang lainnya menjadi prioritas yang lebih rendah. Baginya mengasah soft skills sangatlah penting, bahkan lebih penting dari organisasi dan ekstrakurikuler dalam proses pendidikannya, karena itu akan sangat berguna ketika mereka memasuki dunia kerja.
Bekal kedua adalah pertemanan. Prinsip dasar yang harus dimiliki adalah, menolak dimanipulasi teman dan juga menolak memanipulasi teman. Mungkin serupa dengan, memperlakukan sebagaimana ingin diperlakukan. Alpha female juga tidak akan membuang waktunya untuk pertemanan yang sifatnya hanya merusak kualitas diri.
Ngomongin tentang pertemanan, relationships come and go, itu adalah fakta hidup. Namun, jangan sampai kehilangan diri sendiri ketika sibuk mempertahankan orang lain. Alpha female akan mementingkan kualitas pertemanan daripada kuantitas pertemanan. Sedikit sahabat yang tulus dan setia jauh lebih berharga daripada banyak teman basa-basi yang tidak tulus.
Bekal ketiga untuk menjadi adalah mengenai hubungan dengan lawan jenis. Seorang alpha female akan menjalin hubungan karena merasa bertemu orang yang tepat, bukan demi status. Tidak perlu gegabah dalam mengambil keputusan demi menuruti standar orang lain.
Alpha female akan sangat cocok dengan laki-laki yang mendukung dan turut merasa bangga atas prestasinya. Laki-laki yang cukup jantan untuk meminta maaf dan mengakuinya jika ia melakukan kesalahan. Dan yang tidak ragu-ragu untuk menegur perempuannyajika melakukan kesalahan.
Jika Rahmania masih pelajar atau mahasiswi, maka jangan sampai mengorbankan tanggung jawab belajar. Jika merasa tidak sanggup melakukan keduanya (pacaran dan pendidikan), maka prioritaskanlah pendidikan. Kehidupan asmara adalah bagian yang penting dalam hidup, tetapi bukan yang terpenting sampai mendominasi segala-galanya. Inilah yang membedakan alpha female dengan banyak perempuan lainnya. Semakin banyak passion, hobi, dan aktivitas yang ada dalam hidupnya , semakin mudah dia mengalihkan perhatian dari percintaan.
Bekal keempat adalah sifat profesionalisme. Bekal ini akan lebih relevan kepada calon alpha female yang akan memasuki dunia kerja atau baru saja mendapat pekerjaan pertama. Salah satu hal yang paling penting ketika memasuki dunia kerja adalah menguasai Bahasa Inggris. Banyak cara untuk calon alpha female mempelajari Bahasa Inggris secara otodidak, di antaranya dengan membaca buku berbahasa Inggris sebanyak-banyaknya dan menonton film berbahasa Inggris.
Alpha female juga akan sangat senang untuk menghabiskan waktunya untuk mengasah presentation skill-nya karena skill tersebut adalah investasi yang pasti membawa hasil dalam kelancaran karier. Dalam proses meniti karier, jangan takut gagal. Kalau tidak gagal, kita tidak tahu apa yang harus diperbaiki dan ditingkatkan.
Beberapa hal yang bisa menghambat karier calon alpha female , yaitu tidak tepat waktu, selalu bermain handphone saat jam kerja, menggunakan internet untuk hal-hal yang tidak terkait dengan pekerjaan, menggosipkan teman sekerja atau atasan, serta tidak bersikap baik kepada orang lain. Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan, namun alpha female akan mengakui kesalahannya, dia tidak akan berusaha menutupinya. Kesalahan bisa menjadi kesempatan jika menjadikannya sebagai pelajaran.
Bekal kelima yang harus diasah adalah dalam berpenampilan. Ini mengenai outer beauty, karena yang pertama kali orang liat ketika bertemu kita adalah penampilan. Tentunya ini menjadi sangat penting untuk calon membangun personal brand.
Bagi alpha female tampil menarik jauh lebih penting dari cantik. Kesehatan adalah awal penampilan menarik. Kesehatan sering kali dianggap tidak penting, padahal kesehatan justru membantu kita tampil menarik. Ada tiga hal dasar yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan, yaitu mengonsumsi makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan tidur dengan waktu yang cukup. Kesehatan adalah awal yang harus dikejar sebelum tampil menarik, perempuan yang sehat dan fit lebih terlihat menarik dibandingkan perempuan yang tidak fit dan mudah sakit. Alpha female yang ingin tumbuh prima dan menarik akan memupuk gaya hidup yang baik dan menghindari gaya hidup buruk sedari sekarang!
Bekal keenam sekaligus bekal terakhir adalah sifat peduli. Kebiasaan peduli bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti perhatian yang tulus dan sopan-santun. Bentuk peduli tertinggi adalah keinginan yang tulus untuk memajukan perempuan lain.
Esensi dari menjadi seorang alpha female adalah harus mengurus diri sendiri agar mampu membantu orang lain. Kejarlah ilmu, prestasi, keahlian, dan segala kemampuan, selain untuk diri sendiri, juga agar Rahmania kelak bisa membantu orang lain.
Instagram : @salsabilaafss
Twitter : @bbblllsssss
