Berita Wabah Malam Ini
Ujaran dan himbauan menghantarkan berita malam ini
Soal peraturan-peratuan terkait negeri yang dilanda wabah
Kabar sayup-sayup menghampiri, meski banyak yang belum mengerti
Sebagian yang sadar mengerutkan dahi dan menjadi resah
Begitu terang di kepala barulah resah
Malam yang tak mudah sepulang kerja
Banyak yang terancam nasibnya
Soalan kesehatan bagi yang kaya
Yang gila kelas menengah kena PHK
Pemotongan gaji
Tutupnya kedai
Proyek yang tertunda
Pekerja harian yang tak berdaya
Bangkrutnya rasa kemanusiaan orang politik
Seluruh sektor merana tak terkira
Solidaritas menyeruak merupa jaringan nyawa
Penyambung hidup yang sudah berkedip-kedip
Semua bahu membahu sependeritaan sepenanggungan
Meski racauan unggas diatas istana mengeruhkan suasana
Telinga kami tetap terkunci pada situasi
Soal yang masih sama, makan apa kita hari ini?
Tak sampai di situ saja, kami saksikan derap sepatu pembangunan bergerak kembali
Rumah saudara kami digusur ditengah himbauan diam dirumah
Jelas mereka tak bisa diam, mereka melawan
Menyoalkan hak nya yang di tawan kekuasaan
Mungkin dimeja atasan hanya ada 2 pilihan “menggusur atau digusur”
Lonjakan orang yang terpapar kian melonjak
Menggeser kepercayaan berdamai dengan keadaan
Adaptasi Kebiasaan Baru katanya, hidup kami memang sudah tak normal hari-hari dibawah regulasi
Perilaku hidup sehat bagi kami yang hidup dibantaran kali
Kabar gembira menghampiri
Setelah ribu-ribut PSBB lagi
Pilihan dimeja kini menyisakan “ekonomi dan kesehatan”
Tiba-tiba orang kebal menemukan ramuan anti wabah
“pil kadal” namanya, luar biasa memang
Biasanya klo jadi dihelat banyak bagi nasi kotak dan nasi bungkus
Lumayan tambah bekal bagi kami
Modal sehat saja kami syukuri
Apalagi bagi-bagi orasi plus nasi
Ramai pasti.
Guru SDN Utan Kayu Utara 11 Pagi, Matraman, Jakarta Timur; Aktif mengelola channel youtube Bakoel Tipi dan website pacultanistore.com; Memiliki hobi bermain sepakbola juga menjadi ketua Indonesian Toon Army (supporter Newcastle di Indonesia); Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta Timur ini memiliki beberapa tulisan yang telah dibukukan antara lain Antologi Puisi Melawan Asap dan Gebyar Puisi Indonesia Bangkit Jilid 3. Bukunya yang terbaru adalah Bakul & Pacul : Bertahan di tengah pandemic yang ia tulis bersama istrinya.

Kasmadi
Keren nih