f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.

PANDEMI MELANDA: ANAK MUDA HARUS APA?

Oleh: Ella Yussy Dwi Astuti*

Saat tulisan ini dibuat, tepat sudah 6 minggu kita melaksanakan instruksi dari pemerintah untuk Work from Home, Study from Home, and  Pray at Home.

Kondisi ini tentu saja mengubah cara kita menjalani aktivitas sehari-hari. Saat ini, segala aktivitas yang dilakukan tentu dengan berbasis internet.

Sebagai generasi native ini tidak sulit dilakukan di masa pandemi, sebab mereka terbiasa berkawan dengan teknologi dalam keseharian.

Era pandemi menuntut kita mempelajari pola baru dalam kehidupan sehari-hari. Namun, energi yang menggelora pada diri anak muda terkadang belum dapat tersalurkan dengan maksimal jika hanya di rumah saja.

Anak muda sering kongkow, diskusi dan meet-up dengan berbagai orang untuk mempelajari hal-hal baru. Pada dasarnya kami memiliki tingkat couriousity yang tinggi dalam berbagai hal.

Beberapa berpendapat bahwa saat di rumah saja justru membuat dirinya tidak disiplin sebab terlalu banyak menonton drama korea atau main game online, lalu tugas atau pekerjaan terbengkalai.

Sebagian lainnya berpendapat bahwa saat di rumah saja justru lebih bisa memberikan perhatian pada diri sendiri lebih banyak, menghabiskan waktu bersama keluarga lebih sering dan lebih bisa disiplin dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Nah, kondisi ini menjadi gambaran bagi kalangan anak muda saat menghadapi pandemi.

Bagi saya produktifitas tetap harus senantiasa ditingkatkan. Memang terkadang kita sebagai anak muda sering terkecoh dengan berbagai aktivitas distraksi yang ada di sekitar kita.

Contohnya sering lihat handphone untuk scroll sosial media terus-terusan sambil rebahan yang membuat waktu kita habis tak terasa tanpa dapat apapun.

Sungguh merugikan diri sendiri. Saya menyarankan agar para anak muda lebih disiplin dan produktif dalam menjalani aktivitas di masa pandemi ini. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga produktifitas kita.

Baca Juga  Refleksi Keteladanan Siti Hajar dalam Kehidupan Modern

1. Mempelajari Hal Baru

Di zaman yang sangat canggih ini memungkinkan kita untuk mendapat informasi sebanyak-banyaknya. Bahkan informasi yang tidak kita inginkan atau butuhkan pun ada.

Agar kita lebih bijak dalam memanfaatkan internet maka lebih baik kita menentukan hal-hal baru apa yang ingin kita pelajari. Disusun dafarnya kemudian pelajari satu-per-satu tanpa terkecoh dengan hal-hal lain.

Penting sekali untuk fokus terhadap hal-hal yang ingin betul-betul kita pelajari. Mungkin kita bisa meningkatkan kemampuan bahasa asing, maka belajar lebih intens pada bahasa yang diinginkan.

2. Mengenal Diri Lebih Baik

Mengenal diri sendiri memang harus senantiasa dilakukan sepanjang waktunya. Sebab dalam berbagai kondisi yang belum pernah kita alami sebelumnya membuat kita shock dalam menjalaninya.

Di masa-masa seperti ini kita perlu memanfaatkan kondisi ini untuk kita pelajari dan justru menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk tetap menjaga produktifitas dalam keterbatasan.

Waktu yang kian hari kian berlalu tidak elok jika hanya dibiarkan berlalu hanya untuk menunggu kondisi normal kembali.

Sebagai anak muda yang punya segudang kreatifitas, saatnya kita menunjukkan kreatifitas itu untuk lebih berguna lagi bagi lingkungan.

Sebab mengenal diri tidak hanya untuk menjadikan diri lebih baik namun untuk mengenal bakat yang kita miliki untuk dapat disalurkan kepada masyarakat.

Indonesia merupakan bangsanya anak muda. Seluruh perjuangan bangsa ini diinisasi oleh anak muda mulai dari kemerdekaan hingga saat ini.

Maka, berhenti produktif bukanlah pilihan yang tepat untuk menjalani waktu di masa pandemi seperti ini.

3. Melakukan Segala Hal Yang Tidak Pernah Bisa Dilakukan Karena Waktu

Pasti semua pemuda pernah berangan-angan ingin melakukan berbagai hal namun berhenti hanya sebatas angan-angan sebab waktu tak mendukung untuk melakukannya.

Baca Juga  Dilema Media Sosial, Intoleransi dan Politik Identitas

Maka, saat ini sangat tepat bagi kita untuk melakukan hal-hal yang kita inginkan selama ini. Misalnya sudah merencanakan ingin membaca buku rutin sehari 20 menit.

Maka, mari lakukan dan biasakan diri selama menghadapi pandemi ini. Mumpung banyak waktu di rumah. Atau ada yang ingin menulis dan menyelesaikan project bukuyang selama ini tertunda, maka dengan waktu yang kita miliki selama di rumah menjadi manfaat jika kita melakukannya.

4. Memperdalam Pemahaman Agama dan Lebih Mendekatkan Diri Pada Allah

Sebagai umat Islam kita senantiasa melakukan ibadah setiap harinya. Alangkah baiknya jika kita mampu memperdalam pemahaman agama agar taqwa pun juga meningkat.

Ketaqwaan yang meningkat akan membuat kita semakin optimis dengan ketetapan Allah. Bahwa kita semua dapat melalui kondisi ini dengan baik.

Sebab Allah tak akan melimpahkan sebuah ujian tanpa kita mampu melaluinya. Memperbanyak ibadah kepada Allah dengan menjalankan ibadah dyang semakin disiplin akan membuat kita semakin dekat kepada Allah.

Pikiran kita akan semakin positif dan tentu saja waktu yang kita lalui akan semaki berkah.

Seluruh rekomendasi di atas merupakan hasil perenungan dari saya agar kita semua mampu menjaga produktifitas dalam beraktifitas meski dalam kondisi terbatas.

Sebagai tambahan saya juga menyarankan untuk dapat menjadwalkan apa saja yang akan dilakukan hari esok agar target dan pencapaianmu terukur meski dengan di rumah saja. Barakallah

*Penulis adalah Ketua Divisi Pengembangan Cabang dan Ranting Nasyiah Yogyakarta

Bagikan
Post a Comment