f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
sikap orang tua

Sikap Orang Tua Memengaruhi Ketergantungan Anak

Anak adalah amanah terbesar bagi orang tua dalam hidup ini. Karena amanah, kewajiban orang tua adalah mendidik anaknya dengan sebaik-baik pendidikan. Sehingga ketika pendidikan itu kurang akan mengakibatkan banyak fenomena-fenomena menyimpang terjadi seperti perilaku bebas, narkoba, tawuran dan lain sebagainya.

Meskipun sudah banyak lembaga pendidikan seperti sekolah, pondok atau yang lainnya, menyelesaikan masalah tidak semudah menyelesaikan soal hitung-hitungan anak sekolah dasar.

Maka, menjadi penting untuk terus melakukan proses edukasi dalam hal ini keluarga. Pendidikan dalam keluarga adalah awal dan utama bagi manusia sebelum akhirnya mengarungi luasnya samudra kehidupan dunia.

Kita sepakat bahwa setiap jiwa manusia awalnya itu bersih begitu juga pendapat suatu hadis yang mengatakan bahwa setiap orang tua melahirkan anaknya dalam keadaan fitrah (bersih; suci) namun kedua orang tuanya lah yang menjadikannya yahudi, majusi atau nasrani.

Hal ini menandakan bahwa lingkungan memengaruhi jiwa anak secara signifikan terhadap keberlangsungan kepribadian dan pertumbuhan anak. Maka pendidikan orang tua berperan penting di sini di samping era globalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua.

Berdasarkan hal tersebut pemahaman terhadap pola asuh di era globalisasi menjadi penting bagi orang tua. Era globalisasi memang di satu sisi menjadi momok tersendiri bagi orang tua karena dapat memberikan dampak buruk bagi kepribadian dan pertumbuhan anak. Misalnya dalam hal penggunaan gadget atau smartphone karena bisa menjauhkan orang-orang yang dekat.

Banyak orang tua yang sayang kepada anaknya, tapi tidak semua orang tua mampu berkomunikasi baik dengan anaknya. Orang tua sebagai orang terdekat anak banyak memengaruhi proses pertumbuhan anak. Untuk itu, orang tua tidak boleh lepas tangan dalam proses pertumbuhan anaknya meskipun anak itu telah di sekolahkan ataupun dipondokkan.

Baca Juga  Membangun Pendidikan Karakter Sejak Pengasuhan Anak
Proses yang Tidak Mudah

Melakukan penanaman nilai-nilai agama pada jiwa anak adalah penting. Meskipun dalam prosesnya tidak semudah membalik telapak tangan karena tidak selalu menyelesaikan masalah dengan satu solusi, selalu ada alternatif-alternatif lainnya untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Sikap dan perilaku orang tua sangat berperan dalam membentuk kepribadian anak yang berjiwa mulia. Setidaknya orang tua harus memiliki beberapa sikap terhadap anaknya, antara lain:

1. Sikap Keteladanan

Dampak dari keteladanan sangat besar sekali. Sebagaimana baginda nabi Muhammad Saw. mengajarkan keteladanan hidup bagi umat manusia. Beliau menjadi suri tauladan bagi umat manusia di muka bumi.

Meskipun orang tua bukan seorang nabi, tapi orang tua dapat mengaplikasikan keteladanan nabi dalam kehidupan sehari-hari. Tak perlu muluk-muluk, cukup memulai dari hal kecil seperti berbicara. Jangan sampai anak kita mendengar kata-kata yang tidak senonoh karena hal itu akan melekat pada dirinya sampai dewasa kelak.

2. Sikap Tuntutan Kedewasaan

Ketika anak telah menginjak usia remaja, umumnya rasa penasaran meningkat secara tajam dalam diri seorang anak. Perasaan berbagai hal terus melonjak ditambah dengan pikiran yang juga sudah bisa untuk memutuskan berbagai macam hal.

Ibarat seorang yang memasuki hutan dan tidak tahu arah tujuan, maka seorang anak sangat membutuhkan tuntunan dari orang tua sebagai kompas kehidupan. Pengalaman yang dimiliki orang tua di saat usia mudanya dulu tentu akan sangat berharga bagi seorang anak remaja yang sedang berjuang untuk menemukan jati dirinya.

3. Sikap Komunikasi

Semakin anak menuju usia dewasa, tentu semakin banyak pula menghadapi problematika kehidupan. Jangan sampai orang tua tidak tahu apa-apa tentang anaknya. Entah masalah pribadi atau masalah lainnya. Tidak harus menjadi psikolog. Karena tidak semua orang tua berkesempatan menjadi psikolog tapi setiap orang tua memiliki kesempatan untuk menampung curhat dari anaknya.

Baca Juga  Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Ketika orang tua tidak bisa menjadi tempat yang nyaman untuk menampung curhat anaknya, lantas bagaimana bisa membangun relasi harmonis antara seorang anak dan orang tua? Dengan demikian, orang tua sudah seyogyanya bisa menjadi tempat curhat bagi anaknya. Curhat tentang berbagai macam hal dalam kehidupan entah kesedihan maupun kegembiraan.

4. Sikap Pengasuhan Orang Tua

Seringkali terjadi perselisihan antara anak dan orang tua akibat anak tidak dapat menuruti tuntutan orang tua. Lebih-lebih orang tua tidak mengimbangi tuntutannya dengan kasih sayang yang cukup kepada anak tersebut. Sehingga hubungan antara anak dan orang tua menjadi renggang.

Akhirnya banyak anak mendapatkan dampak buruk akibat mengalami kegagalan ketika tidak dapat mewujudkan tuntutan orang tuanya dan pada akhirnya melampiaskan kekecewaannya ke berbagai penyimpanan perilaku sosial yang tersebut di awal.

Oleh karena itu, peran orang tua untuk mengasuh anak dengan memberikan emosi positif seperti pujian, kasih sayang, senyuman dan sebagainya, tentu akan memberikan gairah kebahagiaan bagi seorang anak daripada menuntut tapi kurang memberikan emosi positif kepada anaknya.

Anak sebagai karunia Allah yang tiada duanya menjadi kewajiban bersama terkhusus bagi orang tua. Baik buruknya anak ke depan tergantung orang tua yang menerapkan pola asuh yang sesuai dengan anaknya di samping faktor-faktor lainnya.

Dalam proses mendidik anak juga tidak boleh cepat putus asa karena anak memiliki fase-fase di setiap usianya. Dengan demikian, memahami pola asuh anak yang sesuai dengan usianya menjadi sangat penting bagi setiap orang tua agar dalam mengajarkan sesuatu kepada seorang anak tidak sekedar masuk telinga kanan lalu keluar telinga kiri, akan tetapi bagaimana pengajaran maupun pendidikan itu dapat menyentuh hati seorang anak.

Bagikan
Post a Comment