Jika kita berbicara mengenai pendidikan anak, maka tentu kita akan terfokus pada adanya peran orangtua di dalamnya. Peranan serta dukungan orang tua terhadap pendidikan anak sangat penting terhadap keberhasilan pendidikan anak itu sendiri; terutama perihal meningkatkan minat membaca dan minat belajar anak.
Mari kita telusuri mengenai minat membaca anak. Hasil penelitian Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2018 yang diumumkan The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) pada tahun 2019; mengungkap bahwa kemampuan literasi anak sekolah Indonesia berada di urutan 74 dari 79 negara. Rendahnya skor ini berkaitan erat dengan kebiasaan ataupun minat membaca anak sekolah Indonesia yang rendah.
Minat baca ini sangat dipengaruhi oleh literasi dini. Literasi sejak dini adalah sebuah kemampuan yang memiliki keterkaitan dengan baca, tulis, menyimak atau pun berbicara. Pada anak usia dini pendidikan literasi dapat diawali dengan melakukan kebiasaan membacakan anak dengan buku cerita atau dongeng setiap harinya. Tentu hal-hal tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab guru dan sekolah. Orang tua memiliki peran penting dalam hal menumbuhkan minat membaca anak.
Sikap perilaku orang tua di rumah dalam memberikan pola asuh pada anaknya dapat memengaruhi minat baca anak. Upaya yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam lingkungan keluarganya untuk dapat menumbuhkan kemampuan membaca anak, yakni dengan membimbing minat bacanya. Apabila anak-anak dari kecil sudah diperkenalkan dengan suatu bacaan dan mengajarkan kebiasaan membaca; menjadikan anak memiliki kebiasaan membaca, dan kebiasaan ini akan berlanjut sampai dewasa.
Peranan sebagai orang tua itu sangatlah penting karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Orang tua mendukung anak untuk membaca dengan memberikan kepedulian, teguran atau pun nasihat; yang bertujuan membimbing serta melatih anak supaya memiliki minat baca sejak dini untuk dapat menarik perhatiannya supaya, anak memiliki motivasi yang lebih dalam hal membaca
Kebiasaan membaca yang ditanamkan oleh orang tua kepada anak waktu kecil berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Karena tanpa kebiasaan tersebut anak tidak akan mempunyai kebiasaan membaca yang baik dan rutin bahkan tidak suka membaca. Dukungan orang tua terhadap kebiasaan membaca adalah dukungan yang dinyatakan lewat perhatian, nasihat atau teguran. Hal ini bertujuan untuk membimbing dan melatih anak agar terus membaca.
Keberhasilan dalam menumbuhkan karakter minat membaca ada di tangan orang tua; sebab orang tua memang memiliki peran penting di dalam mendidik anak-anaknya, terutama di masa emas anak tersebut. Namun, masih banyak orang tua yang kurang menyadari akan perannya dalam mendukung pendidikan anak dan menyerahkan sepenuhnya hanya pada guru dan sekolah. Lalu, bagaimana orang tua dapat menjadi teladan bagi anak untuk menumbuhkan karakter minat membaca dan belajar anak di rumah?
Orang Tua Menjadi
- Menciptakan keadaan yang mendukung dan bermanfaat sekaligus mampu menggunakan peluang dengan baik bersama anak serta melakukan kegiatan seperti membacakan dongeng atau sebuah kisah supaya anak menjadi tertarik dengan buku.
- Menyediakan buku yang mereka suka. Jangan pernah kita membatasi bacaan anak. Langkah pertama yang dapat dilakukan oleh orang tua ialah menyediakan buku bacaan yang menarik untuk siswa. Kita bisa menyiapkan dari berbagai macam genre mulai dari buku sains, fiksi, komik, hingga novel. Dari berbagai macam genre tersebut, kita dapat mengetahui jenis buku yang dapat membuat anak tertarik.
- Untuk mengisi hari liburnya bawalah anak pergi ke perpustakaan atau kegerai buku guna mengisi waktu luangnya dan memperkenalkan anak dalam dunia literasi.
- Memberikan anak tempat khusus untuk membaca supaya anak merasa nyaman saat membaca. Jangan lupa sediakan meja dan kursi baca yang nyaman dan ruang baca yang cukup terang.
- Ajak anak bercerita tentang buku yang telah dibacanya. Setelah anak selesai membaca, ajak mereka untuk bercerita tentang buku yang dibacanya. Tanyalah halaman atau bab yang mereka sukai. Selain dapat melatih kemampuan anak untuk memahami sebuah masalah, cara ini menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari kehidupan keluarga Anda.
- Untuk mengurangi paparan televisi dan gadget, orang tua harus tegas membatasi waktu menonton dan bermain game dan gadget. Manfaatkan waktu untuk membaca bersama atau membahas buku-buku yang dibaca oleh Anda dan anak.
- Sebagai orang tua mesti pandai dalam mengatur waktu untuk menjadikan kegiatan membaca anak sebagai kegiatan rutinitas yang dapat dilakukan, serta membuat kegiatan yang mengasyikkan bagi anak.
- Untuk meningkatkan motivasi, orang tua bisa memberikan hadiah pada anak yang berhasil menyelesaikan satu buku. Orang tua bisa memberikan makanan yang disukainya atau aksesoris yang berkaitan dengan kegiatan membaca; seperti pembatas buku, lampu baca baru dan lain sebagainya.Sebagai orang tua, kita juga bisa menemani dan mendukung anak untuk kegiatan apa saja yang mampu meningkatkan dalam hal minat baca.
Nah, itulah sejumlah tips yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk meningkatkan minat membaca di rumah. Pastikan untuk membuat aktivitas membaca menjadi sesuatu yang menyenangkan dan bukan menjadi sebuah paksaan yang nantinya menjadi beban bagi buah hati. Selain itu penting kiranya kita memahami tahap perkembangan membaca pada anak; sehingga kita bisa tahu jenis bacaan atau buku apa saja yang sesai dengan usia dan kemampuannya. Kemampuan membaca yang dimaksud bukan sekadar bisa membaca atau mengeja huruf, tapi juga kemampuan memahami suatu bacaan. Selamat mencoba dan terus belajar !
Seorang mahasiswi di Universitas Pendidikan Ganesha, Bali. Sedang berproses di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Buleleng, Bali.
Twitter : @ikrimaaa_
