Percuma, Karena…
Percuma untuk... Mengutarakan pendapat Memberikan kritik Menyampaikan saran Mengeluarkan suara
Karena yang ada... Pendapat tak dipedulikan Kritik tak dihiraukan Saran tak dimasukkan Suara tak didengarkan
Percuma untuk... Menulis ribuan kata Menggubah berjuta lagu Menggerakkan massa Melakukan pengembangan keilmuan
Karena yang ada... Tulisan tak pernah dibaca Lagu hanya sekedar indah di telinga Aksi massa hanya sekedar “iya” di akhirnya Ilmu yang dikembangkan juga tak digunakan
Bukan karena pendapatnya yang tak bermutu Bukan karena kritiknya yang tak tajam Bukan karena sarannya yang tak berkualitas Bukan karena suaranya yang tidak penting Bukan karena tulisannya yang tak berbobot Bukan karena lagunya yang tak bernilai Bukan karena aksi massanya yang tak serius Bukan karena penelitian, diskusi dan proses pendidikannya yang tak cerdas Bukan karena ilmunya yang tidak relevan
Tapi, karena yang dituju tak mau mendengar Itu saja Dan imbasnya, kebuntuan ini tetap langgeng dengan gagahnya Hingga akhir dunia
Pulau Pinang, 16 Juli 2020 Hanya bisa berusaha sedikit Yang mungkin juga akan sia-sia
Mahasiswa Master Sosiologi di Centre for Policy Research and International Studies (CenPRIS), Universiti Sains Malaysia
