f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.
hari pendidikan nasional

Hari Kebangkitan Nasional Indonesia dan Keadaan Pendidikan Nasional Indoensia 2023

Tanggal 20 Mei adalah hari Kebangkitan Nasional Indonesia, di mana pada tanggal tersebut masyarakan Indonesia memperingati perjuangan yang pernah ada di dalam menggapai persatuan, kesatuan dan kesadaran untuk memerdekakan bangsa Indonesia pada masa penjajahan. Hal ini dilatar belakangi oleh 3 orang mahasiswa kedokteran Stovia Jakarta bernama Sutomo, Gunawan Mangkusumo, dan Suraji yang terinspirasi melihat seorang lelaki paruh baya berkeliling kota-kota besar di pulau Jawa untuk mencari bantuan. Guna membantu pelajar-pelajar pintar namun terkendala oleh biaya sekolah. Lelaki paruh baya itu bernama Dr. Wahidin Soedirohusodo, meskipun ia adalah seorang dokter tetapi sangat peduli dengan dunia Pendidikan Indonesia.

Hingga pada suatu hari Dr. Wahidin dan ketiga mahasiswa tersebut mengadakan sebuah pertemuan. Di dalam pertemuan tersebut Sutomo mengusulkan kepada Dr. Wahidin agar usahanya diperluas. Tidak hanya di bidang pendidikan saja, melainkan juga pertanian, peternakan, perniagaan, industri, hingga kesenian. Maka untuk mewujudkannya, perlu adanya organisasi atau perkumpulan.

Sutomo dan rekan-rekannya lantas menyiapkan sebuah pertemuan besar. Mereka mendanai sendiri pertemuan itu. Bahkan ada yang sampai berjualan untuk bisa memenuhi kebutuhan dana pertemuan besar tersebut. Ada juga yang menyumbangkan uang jajannya, hingga uang sakunya.

Pertemuan itu akhirnya terlaksana pada 20 Mei 1908. Lahirlah organisasi lengkap yang bernama Budi Utomo dengan peraturan-peraturan dasar seperti tujuan, rancangan kegiatan, anggota serta pengurus organisasi. Lahirnya organisasi Budi Utomo langsung disambut para pelajar dari berbagai daerah bahkan pada satu tahun pertama anggotanya mencapai 10.000 orang.

Berkaca pada masa lalu, tentu hari ini 20 Mei 2023 harapannya bukan hanya sekedar memperingati Hari Kebangkitan Nasional Indonesia. Terlebih Hari Kebangkitan Nasional ini esensinya ialah memajukan pendidikan dengan harapan mampu menjangkau berbagai aspek, seperti yang telah Sutomo dan rekan-rekannya usulkan. Tetapi semakin ke sini, rasa-rasanya bangsa ini semakin ke sana. Terombang-ambing di tengah samudra, bahkan tidak sedikit dari kita yang memilih melompat dari kapal karena merasa telah sangat kecewa atas apa yang terjadi pada pendidikan Indonesia.

Baca Juga  Ruang Aman Perempuan di Pendidikan Muhammadiyah: Sebuah Tanggung Jawab yang Mendesak

Para mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri tak ingin kembali ke Indonesia, sedangkan yang di Indonesia berambisi untuk pergi menempuh pendidikan di luar negeri. Kemudian, bulan lalu beberapa kampus ditutup menyebabkan para mahasiswa luntang-lantung dan bingung harus bagaimana. Penulis kira tidak perlu mencantumkan nama kampus tersebut tetapi setidaknya sejauh ini ada 2 kampus yaitu di Bekasi, dan Tasikmalaya.

Lalu, tempo hari seorang guru yang membongkar pungli Calon PNS diintimidasi oleh berbagai pihak. Mungkin masih banyak lagi permasalahan pendidikan di Indonesia yang belum terkuak dan selalu ditutupi oleh para pihak-pihak tertentu.

Hari Kebangkitan Nasional Indonesia 20 Mei 2023 adalah momen bagi berbagai kalangan yang merindukan kemenangan. Akal sehat sudah harus disegerakan menjamah seluruh rakyat Indonesia. Mulai dari yang tua, muda, hingga remaja harus segera kembali pada makna sesungguhnya Hari Kebangkitan Nasional. Yakni memajukan pendidikan untuk mencapai kecerdasan, kesejahteraan, kemakmuran. Karena, jika bukan kita siapa lagi yang akan menyelamatkan bangsa Indonesia dari krisis kepemimpinan, krisis akal sehat, krisis kejujuran dan semua hal tidak baik yang sedang melanda Indonesia?

Hari Kebangkitan Nasional bukanlah seremoni belaka yang mengadakan kegiatan acara secara formal. Hari Kebangkitan Nasional Indonesia lebih dari itu. Dengan demikian gambaran permasalahan di atas adalah pemantik untuk kita semua, bahwa Indonesia saat ini sedang butuh kaum yang benar-benar intelektual bukan yang terlihat intelektual.

Paling tidak yang perlu dibenahi dan diselamatkan adalah generasi Indonesia terlebih dahulu. Lewat penyelamatan pendidikan maka itu adalah kunci perubahan ke arah yang lebih baik nan maju. Jika permasalahan ini terus-menerus terabaikan, maka kemungkinan-kemungkinan terburuk dapat saja terjadi pada bangsa Indonesia di masa depan. Dengan kata lain, permasalahan pendidikan sudah seharusnya dipikirkan dan dikedepankan lebih dari apa pun. Karena pendidikan adalah ujung tombak dari sebuah bangsa.

Baca Juga  Potret Perempuan dalam Ruang Politik

Jika nanti permasalahan pendidikan tidak juga dilirik dan diselesaikan oleh para pemangku kekuasaan, bukan tidak mungkin memicu kemarahan anak muda khususnya yang tengah menggeluti dunia pendidikan. Seperti yang ada di Tasikmalaya dan Bekasi misalnya. Selain itu pemuda juga harus membersamai dan mengawal permasalahan-permasalahannya hingga tuntas. Karena perubahan sesungguhnya hanya bisa digapai dengan bersama-sama. Entah itu perihal gerakannya, peraturannya dan hal lainnya yang mengarah pada mekanisme perubahan itu sendiri.

Apabila ini semua dapat terealisasikan, Dengan Rahmat Allah Yang Maha Kuasa Indonesia akan menuju pada cita-cita pendidikan yang sesungguhnya yaitu memerdekakan manusia dari seluruh aspek kehidupan dan mengharumkan nama bangsa Indonesia hingga ke penjuru dunia, karena mampu mewujudkan pendidikan yang melahirkan Sumber Daya Manusia dengan basis kultur Indonesia. Bukankah itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia apabila dapat diwujudkan secara nyata.

Bagikan
Post a Comment