f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.

Indahnya Akikah

Ketika Al, cucu pertama dalam keluarga, lahir di tahun 2021, kami pun memikirkan kapan mengadakan akikah. Hukum akikah adalah sunnah muakad, atau sunnah yang diutamakan. Rasanya masih ada utang ketika anak belum kita akikahkan.

Mengingat kondisi ibu dan bayi yang masih beradaptasi, kami berpikir saat yang tepat adalah setelah puputan (tali pusar lepas). Bila tali pusar belum lepas, kami belum nyaman mengadakan sebuah acara. Alhamdulillah puputan terjadi di hari ke-7 sehingga kami pun bisa merancang sebuah acara, dan menyepakati  sebuah tanggal.

Kami memiliki kambing di kampung, tetapi ribetlah kalau membawanya ke Jakarta. Belum lagi mencari tukang potong dan tukang masak. Mengolah kambing itu susah, apalagi untuk saya yang tidak hobi memasak. Mengirim dalam bentuk mentah pun tidak pantas. Dalam dalil akikah ada anjuran untuk tidak membagikan daging mentah, dan pengantaran masakan akikah pun harus dengan nampan, artinya dengan cara yang indah. Kira-kira kalau diganti dengan boks, akan samalah indahnya.

***

Untunglah di zaman serba cepat ini segala sesuatu bisa kita lakukan lewat benda pintar bernama HP. Melalui WA saya bertanya kepada tetangga di mana jasa katering akikah yang bagus dekat rumah. Dia menyebutkan sebuah nama berinsial M. Oh ya, saya ingat … kami sudah sering mendapat kiriman boks akikah berlogo M bila tetangga menyelenggarakan akikah. Saya ingat satai dan gulainya tidak prengus, terutama bagi lidah yang tidak bersahabat dengan rasa kambing.

Namun tetangga saya tidak tahu nomor telepon M. Oh gampang … jari-jari saya segera bertanya kepada Eyang Gugel. Eyang mengarahkan saya ke website jasa layanan itu. Canggih juga jasa layanan M. Ada penjelasan hukum, testimoni dan data statistik. Tertera ada 17.000 kambing yang telah terpotong, dan ada 10.000 pesanan. Tak perlu lagi pindah ke lain hati! M menyediakan kambing, lauk matang berupa satai dan gulai serta sop, dan paket boks sesuai pesanan kami.

Baca Juga  Sedekah Tidak Harus dengan Harta Kok!

Website itu juga terhubung dengan akun WhatsApp pengelola. Petugas Admin pun mengirim daftar berbagai ukuran kambing dan harga. Karena Al lelaki, kambing yang dipotong dua ekor. Kami memilih seekor kambing  besar dan seekor kambing kecil, lalu melakukan transfer dan tinggal menunggu hari untuk pemotongan.

***

Ya, semuanya bisa melalui HP. Tetapi … tidak demikian ketika menyangkut peribadatan. Akikah adalah bentuk komunikasi kepada Allah, karena itu ayah si bayi sendiri harus mengucapkan doa syukur atas lahirnya seorang anak saat penyembelihan. Prosesi itu sakral dan tidak afdol bila diwakilkan atau si ayah hanya mengirim rekaman voice note di WA dengan alasan sibuk.

Pada hari pemotongan, kami terkejut karena salah satu kambing yang kami pilih ternyata kecil. Ya, ini kesalahan mendasar. Kami terlalu menggampangkan. Seharusnya kami datang dan melihat sendiri kambing yang akan dipotong, tidak memilih  berdasarkan daftar harga. Kami pun menukar kambing yang kecil dengan yang besar.

Kami mendapatkan info dari petugas M bahwa mereka tidak menyediakan kantongan plastik untuk wadah boks. Saya lebih bersyukur, karena bisa terbebas dari penggunaan plastik. Saya pun memesan paper bag berbentuk square di e-commerce. Selain ramah lingkungan, paket menjadi terlihat mewah. Apalagi ada kartu pengumuman kreasi menantu saya, yang tercetak di percetakan digital.

***

Pada Hari-H, paket boks dan masakan diantar ke rumah anak kami. Paket berisi nasi, tiga tusuk satai, kerupuk, pisang dan gulai. Di dalam boks ada buku kecil risalah akikah. Serta di samping itu, ada satai dan sop yang tidak dibungkus.

Di rumah kami melakukan doa bersama dan mendengarkan tausiah oleh seorang ustadz, H, sampaikan Rusydi Sabhani, yang kebetulan adalah sepupu suami saya. Dalam acara itu hanya hadir beberapa saudara kandung saya dan suami saya, serta keluarga menantu saya.  

Baca Juga  Benarkah Perempuan Dilaknat Malaikat jika Menolak ‘Ajakan’ Suaminya?

Kami tidak mengundang tetangga, karena saya pada dasarnya tidak suka bertemu orang banyak. Mereka kami kirimi paket boks akikah. Menurut Ustadz Rusydi dalam tausiahnya, akikah harus mendahulukan tetangga. “Syukuran akikah ibarat sebuah pengumuman bahwa telah lahir Fulan bin Fulan. Karena itu tetangga perlu tahu. Kelak mereka akan ikut menjaga anak kita,” kata H. Rusydi.

Saya teringat pada buku Hillary Clinton, It Takes a Village. Judul itu berasal dari pepatah Afrika, it takes a village to raise a child. Perlu dukungan lingkungan sedesa untuk membesarkan anak.

***

Menurut H. Rusydi, ada dalil bahwa akikah berlangsung pada hari ke-7, 14, atau ke-21 setelah bayi lahir. Namun kami membaca di berbagai sumber bahwa akikah bisa berlangsung kapan pun, walaupun pastinya akan lebih baik kalau segera. Ya, kami tanpa sadar melakukannya pada hari ke-25. Selain puputan, kami juga memperhitungan kelonggaran waktu. Semoga ibadah kami tetap diterima sekalipun terlambat.

H. Rusydi juga mengatakan bahwa sebaiknya pemotongan rambut bayi hingga bersih. Kami tidak menyiapkan kegiatan potong rambut, namun akan melakukannya segera. “Pada hari akikah, keluarga mengumumkan nama anak. Nama adalah doa, jadi berikan nama yang baik,” kata Ustadz.

Kami lega telah menunaikan perintah Allah bagi anggota keluarga kami yang baru lahir. Segala kebaikan kepada Allah pun terbalas tunai. Sore itu kami banyak menerima perhatian dari tetangga yang telah menerima boks akikah. Ada kado dan terutama adalah  doa agar Al menjadi anak saleh. 

Betapa indahnya akikah. Hubungan keluarga menjadi dekat, silaturahim dengan saudara dan tetangga terjaga. Dengan tuntunan Allah kelahiran seorang anak membawa kebaikan untuk sekelilingnya.

Bagikan
Comments
  • Tumbuh jadi anak shaleh ya Al ^^

    Desember 20, 2021
Post a Comment