Sekolah di Masa Pandemi
Hai kawan apa kabarmu hari ini?
Apakah masih kau rasakan hal yang sama?
Rutinitas yang berulang dalam ruang yang sama
Layar gawai mungkin bosan menyinari wajah kita
Tugasku hari ini sangat enggan ku kerjakan
Aku jenuh, penuh dengan rasa yang tidak bisa kuutarakan
Ku ingin berontak namun hanya dalam otak
Ku lebih suka membuka tab baru browser pada layar kotak
Ketika ku disapa di dunia maya oleh guruku
Aku hanya termangu, manatap kosong layar itu
Butuh beberapa lama aku mengumpulkan keinginan untuk menjawabnya
Aku aku tak mau seperti ini selamanya
Aku dan gawaiku tak pernah bicara
Gawai ini membuatku menjadi tuna wicara
Aku seperti tak ada dalam dunia
Seolah ku hanya karakter virtual biasa
Sekolah pasti berdebu, sepi dan hening
Keceriaanku ada di sana menanti lama
Setiap pagi mungkin dedaunan dilapisi embun bening
Rinduku ke sekolah bergemuruh tanpa irama
Kawanku rasa itu membawaku pada khayal ku padamu
Aku rindu tawamu, dari belakang mejaku di kelas itu
Aku rindu berkejaran denganmu
Aku rindu bicara hal-hal kecil di balik ceramah guru
Sekolah di masa pandemi
Mungkin suatau hari kami akan kembali
Bercengkrama riuh, tertawa dan bergaduh
Aku rindu…
Guru SDN Utan Kayu Utara 11 Pagi, Matraman, Jakarta Timur; Aktif mengelola channel youtube Bakoel Tipi dan website pacultanistore.com; Memiliki hobi bermain sepakbola juga menjadi ketua Indonesian Toon Army (supporter Newcastle di Indonesia); Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta Timur ini memiliki beberapa tulisan yang telah dibukukan antara lain Antologi Puisi Melawan Asap dan Gebyar Puisi Indonesia Bangkit Jilid 3. Bukunya yang terbaru adalah Bakul & Pacul : Bertahan di tengah pandemic yang ia tulis bersama istrinya.

Feny
Kereeeenn Pak 👏👏
Mewakili kerinduan anak² akan sekolah.. semoga pandemi lekas pergi..🙏
RITA S.
Semoga sukses.selalu ya pak..masya Allah luar biasa talenta pak.agung ini..saya salut skli..dan bangga bisa jd salah satu tmnmu
Mai Sumarna
keren ..