Wajib hukummya menutup aurat bagi perempuan maupun laki-laki terlebih ketika mereka sudah baligh. Dalam ajaran Islam pun telah dijelaskan mengenai batasan-batasan aurat perempuan dan laki-laki. Sebagai orang tua yang baik, sudah sepatutnya kita mengajarkan anak tentang ajaran Islam sedini mungkin termasuk dalam hal menutup aurat, walaupun aurat tidak berkewajiban menutup aurat secara sempurna. Namun, problematikanya banyak anak yang masih enggan untuk menutup auratnya terlebih anak perempuan. Mereka terkadang merasa kegerahan jika harus dipaksa mengenakan rok dan baju lengan panjang, belum lagi ditambah dengan kerudungnya. Tak jarang kita melihat dengan mudahnya anak melepas kerudung di depan umum.
Masalah tersebut tentu menjadi PR tersendiri bagi para orang tua. Jika mereka para orang tua tetap memaksakan pada anaknya, maka bukan tidak mungkin akan membuat akidah anak menjadi rapuh. Sebab mungkin saja terbesit dalam benak mereka bahwa ternyata islam itu adalah agama yang memaksa. Lalu bagaimana sih cara agar anak bisa terbiasa menutup aurat dengan keinginannya sendiri tanpa adanya paksaan dari pihak manapun? Berikut tips-tips nya yang bisa para orang tua lakukan,
1. Berikan pemahaman yang menyenangkan, bukan menakuti
Kesalahan terbesar yang orang tua lakukan agar anaknya mau menutup aurat adalah dengan menakut-nakuti anak. Banyak orang tua yang suka mengatakan hal-hal buruk yang akan menimpa anak jika mereka tidak menutup auratnya dengan sempurna, misalnya saja anak akan masuk neraka jika tidak mau menutu auratnya. Hal ini sudah tentu akan membuat anak ketakutan, sehingga mau tidak mau dia harus menutup auratnya karena adanya rasa takut masuk neraka, bukan karena keinginan dan kesadarannya sendiri. Pemberian pemahaman yang seperti ini kepada anak adalah tidak benar. Justru sebaliknya, bukan hal negatif yang kita perlihatkan pada anak tapi sisi baiknya lah yang harus kita perlihatkan.
Berikan pemahaman yang menyenangkan pada anak, seperti keuntungan-keuntungan yang akan mereka dapatkan ketika mereka menutup aurat. Ketika kita memperlihatkan nilai baiknya, bukan tidak mungkin anak akan terdorong dengan sendirinya untuk menutup auratnya. Jadi, sebelum menuntut anak untuk menutup aurat, buat lah mereka jatuh cinta terlebih dahulu pada perintah menutup aurat. Karena hanya dengan cinta setiap orang akan melakukan segalanya dengan ikhlas dan senang hati.
2. Berikan role model
Anak paling suka mengikuti setiap apa yang idolanya lakukan. Mereka akan berpenampilan bak idolanya. Para orang tua harus bijak dalam masalah ini. Jika role model yang anak pilih bertentangan dengan syari’at, jelas alan membawa keduanya ke dalam jurang neraka. Sebelum anak bisa melihat berbagai macam karakteristik orang di luaran sana melalui gawai, role model utama bagi mereka adalah orang tuanya. Setiap hari anak selalu bersama dengan orang tuanya, jadi apa yang orang tuanya lalukan pasti akan ia tiru. Jika sudah begini para orang tua pun harus ekstra hati-hati, baik dalam bertindak, berucap, bahkan berpenampilan. Salah satu cara agar anak mau membiasakan diri menutup aurat tanpa paksa adalah dengan memberi contoh pada anak.
Selain dari orang tua sendiri, kita juga bisa memberikan role model lain kepada anak, seperti tokoh artis. Pilihkan tokoh terbaik yang akan menjadi panutan anak dan pastikan bahwa tokoh tersebut benar-benar menutup auratnya dengan sempurna, bukan hanya karena pekerjaan atau syuting belaka.
3. Sediakan baju muslimah yang nyaman
Membelikan baju muslimah yang nyaman untuk anak adalah hal penting yang harus para orang tua perhatikan. Baju yang kurang nyaman untuk dipakai pun bisa menjadi alasan utama mengapa anak tidak mau memakai pakaian muslimah. Kita tahu bahwa pakaian muslimah itu berbeda dengan pakaian biasa, dimana pakaian muslimah ini menutup seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan bagi perempuan. Jadi, usahan pilihkan anak baju yang bahannya dingin ketika dipakai sehingga akan membuat anak tidak kepanasan dan betah memakai pakaian muslimah.
Baju yang pas dengan ukuran anak pun juga menjadi kunci kenyamanan anak betah nemakai pakaian muslimah. Jangan sampai baju yang dikenakan terlalu kecil atau kebesaran. Hal lain yang bisa membuat anak lebih tertarik untuk memakai pakaian muslimah adalah aksesoris yang ada di baju atau jilbab. Pastikan ada sesuatu yang unik dan menarik yang terdapat di baju muslimah anak biar anak makin semangat untuk mengenakan baju muslimahnya. Walaupun anak belum memiliki kewajiban menutup aurat secara sempurna, namun sebagai orang tua kita harus memulai mendidik dan membiasakannya sejak kecil agar anak terbiasa menutup auratnya.
Segala sesuatu yang baik hendaknya dimulai sedari dini mungkin, jangan menunggu nanti-nanti sebab kita sebagai orang tua pun tidak akan pernah tau akan sampai kapan kita bisa selalu mengingatkan mereka untuk menutup auratnya. Berbeda ketika mereka sudah mencintai dan terbiasa menutup aurat sejak kecil, tanpa disuruh pun mereka sudah pasti akan melakukannya dengan kesadaran diri mereka sendiri.
Mahasiswi Jurusan Ilmu Perpustakan dan Informasi Islam, UIN SATU Tulungagung.
Instagram : @salsaa_987
