Pernikahan dini kini banyak terjadi dalam kehidupan remaja Indonesia. Indonesia saat ini telah menempati peringkat ke-8 dunia dengan banyaknya kasus pernikahan dini. Peningkatan kasus pernikahan dini di Indonesia saat ini berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Peranan remaja dalam kasus ini sangatlah penting. Peranan remaja saat ini adalah sebagai generasi yang mampu merencanakan apa yang akan mereka lakukan di masa mendatang dengan tujuan untuk mengurangi angka kasus pernikahan dini serta menata tujuan hidup guna menyongsong Indonesia emas era 4.0.
Remaja yang keren adalah remaja yang berencana, hal ini dapat terjadi karena usia remaja menjadi titik perencanaan awal untuk mencegah kasus pernikahan dini yang saat ini ada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Peranan remaja sangat penting dalam hal ini, maka kemudian banyak bermunculan istilah “Duta GenRe”. GenRe merupakan kepanjangan dari Generasi Berencana. Duta GenRe bukan hanya sebuah gelar namun juga sebuah pertanggungjawaban dan pengabdian bagi BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Kini Duta GenRe mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para kaum milenial. Peranan mereka saat ini sangat berpengaruh bagi remaja Indonesia.
Membangun Positive Vibes untuk Mempengaruhi Remaja
Keberadaan Duta GenRe menekan permasalahan remaja dan permasalahan seputar seksualitas. Persoalan HIV/AIDS, penyalahgunaan narkotika, serta rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan usia pernikahan yang masih minim di dalam masyarakat membuat peranan Duta GenRe menjadi sangat penting.
Melalui Duta GenRe, individu dapat dengan mudah membangun positive vibes mereka dengan adanya turun tangan dari Duta GenRe. Visi misi mereka untuk menciptakan generasi muda berencana merupakan sebuah pertanggungjawaban besar yang ada pada genggamannya. Seiring berjalannya waktu, mereka telah menjelajahi banyak cara untuk memberikan positive vibes guna mempengaruhi remaja, salah satunya ialah melalui platfom media sosial.
Media sosial memberikan kemudahan para remaja untuk terjun langsung di dalamnya, pembuatan konten-konten yang mengedukasi pada audiens itu mampu memberi pemahaman dan mempengaruhi kehidupan remaja. Di sisi lain, media sosial itu dapat memberikan kesempatan para audiens untuk bisa berkomunikasi langsung dengan para duta sehingga semakin membangun chemistry untuk menciptakan remaja berencana yang keren. Selain melalui media sosial, media lain yang dapat digunakan antara lain radio serta media cetak seperti koran dan majalah.
Remaja milenial adalah remaja berencana dan remaja berkualitas yang bermartabat untuk Indonesia emas 4.0. Remaja tidak perlu takut untuk bercita-cita karena dengan cita-cita remaja dapat menentukan arah kehidupan di masa yang akan datang. Maka berencana itu keren dan remaja yang mau berencana adalah remaja yang keren.
Remaja harus mampu untuk bermetamorfosis agar bisa menggapai apa yang ada dalam cita cita dan rencana hidupnya. Melalui perencanaan yang matang individu tidak akan terkecoh dengan rintangan dan godaan yang akan datang. Rintangan dan godaan tersebut justru menjadi kunci untuk mengukur keberhasilan. Penting dicatat bahwa remaja perlu berencana dalam setiap langkah yang diambil.
Peranan Program GenRe
GenRe merupakan singkatan dari Generasi Berencana. Program GenRe merupakan program untuk penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Penyiapan tersebut dilakukan melalui pemahaman tentang pendewasaan usia pernikahan. Hal tersebut berguna agar remaja mampu menempuh jenjang pendidikan secara terencana dan terstruktur, memiliki karir dalam pekerjaan secara terencana, dan menikah dengan perencanaan yang sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi.
Program GenRe adalah program yang sangat mengedepankan pembentukan jiwa karakter bangsa yang baik di kalangan para generasi muda khususnya remaja. Program ini bisa menjadi wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena hal ini bisa menjadi wadah perluasan dan peningkatan wawasan untuk menjauhi pernikahan dini, seks pra nikah dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Dan Zat Adiktif) guna meningkatkan kualitas remaja yang tangguh dan dapat berkontribuksi dengan baik di lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah, dan lingkungan keluarga.
Berencana untuk Membentuk Remaja Berkualitas
Remaja sebagai generasi penerus bangsa hendaknya bisa memahami apa saja hal yang harus dihindari oleh remaja. Hal-hal itu antara lain pernikahan dini, seks pra nikah, dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Remaja harus menghindari beberapa hal tersebut karena hal itu mampu menghambat masa depan remaja. Di sisi lain ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh remaja antara lain, yaitu remaja harus bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang tinggi, remaja harus bisa bekerja dan berkarya dalam meningkatkan karir terbaiknya, remaja harus bisa menabung untuk pemenuhan rencana di masa depan, remaja harus bisa membekali diri dengan kecakapan hidup meliputi mental, fisik, dan spiritual.
Perencanaan yang dilakukan oleh para remaja mampu meningkatkan kualitas kehidupan di masa yang akan datang. Pentingnya kesadaran untuk melakukan perencanaan di kalangan remaja masih perlu untuk ditingkatkan guna menciptakan generasi yang berkarakter dan berkualitas. Remaja yang berkualitas adalah remaja yang mampu membuat perencanaan untuk masa depannya. Maka mulailah berencana untuk bisa meningkatkan kualitas diri dan menghindari adanya seks pra nikah, nikah usia dini dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif).
Penulis : Meilinda Dwi Rahayu
Editor : Itsna Naziihah
