Site icon Inspirasi Muslimah

80.000 Meter Persegi

meter

muhammad zulfikar

Aku adalah anak petani di Jambi
80000 meter persegi perkebunan hilang demi pembangunan
Keluargaku hanya disuguhi janji demi janji
Meski kakekku berkata
“Ikhlaskan!”
Wajah tangis nenekku yang tak pernah ku lupakan

Kekajaman para tentara yang ditugaskan oleh orang-orang berdasi memberiku banyak pelajaran

Bahwa sesuatu yang tampak di depan kita
Bukanlah hakikat yang sesungguhnya

Dengan cinta, yang pahit menjadi manis. Dengan cinta, tembaga menjadi emas. Dengan cinta, sampah menjadi jernih. Dengan cinta, yang mati menjadi hidup. Dengan cinta, raja menjadi budak. Dari ilmu, cinta dapat tumbuh. Pernahkah kebodohan menempatkan seseorang di atas tahta seperti ini?

Karena cinta mengubah kekasaran menjadi kelembutan, mengubah orang tak berpendirian menjadi teguh berpendirian, mengubah pengecut menjadi pemberani, mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, dan cinta membawa perubahan-perubahan bagi siang dan malam

Aku adalah anak petani di Jambi
80000 meter persegi perkebunan hilang demi pembangunan
Keluargaku hanya disuguhi janji demi janji
Meski kakekku berkata
“Ikhlaskan!”
Wajah tangis nenekku yang tak pernah ku lupakan

Hingga hari ini ku dapati suara TOA masjid bersaut-sautan memberitakan meninggalnya orang miskin yang terpapar wabah kelaparan

Pandemi kelaparan yang tidak dapat dikendalikan

Suara-suara di balik tembok saling bercuit-cuitan membukakan lahan pekerjaan baru “menghapus coretan yang mengandung makna dan isi”

Mengabarkan bahwa harga telur turun menjadikan seorang bapak harus hidup di balik besi dan tembok

Kakeku telah memasuki jembatan untuk mengejar apa yang ia cintai

Hari ini, seperti hari lainnya, kita terjaga dengan perasaan hampa dan ketakutan

Jakarta, Sadtember 2021

Bagikan
Exit mobile version