Aku adalah anak petani di Jambi
80000 meter persegi perkebunan hilang demi pembangunan
Keluargaku hanya disuguhi janji demi janji
Meski kakekku berkata
“Ikhlaskan!”
Wajah tangis nenekku yang tak pernah ku lupakan
Kekajaman para tentara yang ditugaskan oleh orang-orang berdasi memberiku banyak pelajaran
Bahwa sesuatu yang tampak di depan kita
Bukanlah hakikat yang sesungguhnya
Dengan cinta, yang pahit menjadi manis. Dengan cinta, tembaga menjadi emas. Dengan cinta, sampah menjadi jernih. Dengan cinta, yang mati menjadi hidup. Dengan cinta, raja menjadi budak. Dari ilmu, cinta dapat tumbuh. Pernahkah kebodohan menempatkan seseorang di atas tahta seperti ini?
Karena cinta mengubah kekasaran menjadi kelembutan, mengubah orang tak berpendirian menjadi teguh berpendirian, mengubah pengecut menjadi pemberani, mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, dan cinta membawa perubahan-perubahan bagi siang dan malam
Aku adalah anak petani di Jambi
80000 meter persegi perkebunan hilang demi pembangunan
Keluargaku hanya disuguhi janji demi janji
Meski kakekku berkata
“Ikhlaskan!”
Wajah tangis nenekku yang tak pernah ku lupakan
Hingga hari ini ku dapati suara TOA masjid bersaut-sautan memberitakan meninggalnya orang miskin yang terpapar wabah kelaparan
Pandemi kelaparan yang tidak dapat dikendalikan
Suara-suara di balik tembok saling bercuit-cuitan membukakan lahan pekerjaan baru “menghapus coretan yang mengandung makna dan isi”
Mengabarkan bahwa harga telur turun menjadikan seorang bapak harus hidup di balik besi dan tembok
Kakeku telah memasuki jembatan untuk mengejar apa yang ia cintai
Hari ini, seperti hari lainnya, kita terjaga dengan perasaan hampa dan ketakutan
Jakarta, Sadtember 2021
Nama Zulfikar dilahirkan di Indonesia dengan beragama Islam founder tamanham.com dan Madrasah Generasi Qur’an akun Instagram @rakifluz_007
